My Winter Vacation Diary: Ketika Seorang Manusia Tropis Pergi Liburan Musim Dingin

8:41:00 PM

Halo, I'm baaa~~ck!
Buat yang follow Instagram, twitter atau sekedar kepo ama facebook page saya, pasti tahu dong saya habis kemana?? Hehe. Sebenernya saya bukan pergi liburan, tapi tentu saja sebagai orang Indonesia, segala macam occasion harus disisipi dengan "plesir" alias jalan-jalan dong. Apalagi perginya lumayan jauh dan menghabiskan biaya cukup banyak untuk transportasinya. Hiks.

Buat yang belum update, saya kasih tahu aja deh. Saya baru saja menghabiskan waktu selama satu pekan di JEEEEPPPAAAAAAAANGGG!!!!


Oke, agak lebay emang. Tapi namanya cita-cita dari kecil, tentu rasanya senang sekali bisa kesampaian. Sebenernya saya ingin sekali ke Jepang di musim panas, dimana banyak sekali matsuri (festival) yang diadakan, apalagi cuacanya juga enak buat jalan-jalan (panas sih, tapi cucok lah ya buat makhluk tropis macam saya yang cuma tahu musim panas ama musim ujan). Tapi berhubung ujian saya itu namanya "Winter Exam", jelaslah tidak ada alasan bagi saya untuk tidak berangkat ditengah musim dingin. Dan perlu diketahui, bulan januari merupakan puncak musim dingin di Jepang. So, buat temen-temen sesama makhluk tropis yang berencana menikmati suasana dingin di musim yang berbeda ini, saya akan membagi sedikit pengalaman dalam PERSIAPAN saya menghadapi puncak musim dingin di Jepang.

Persiapan ini khusus buat temen-temen yang akan berkunjung ke luar negeri di musim dingin dengan BUDGET TERBATAS. Kalo budget teman-teman besar, you can figure it out by yourself.

Sebenernya berlibur ke negara empat musim di saat musim dingin ngga seburuk itu. Karena terkadang musim dingin membawa berbagai keuntungan seperti: diskon transportasi, diskon tempat wisata, kesempatan untuk liat salju (seumur hidup saya belum pernah liat salju sama sekali lho), kesempatan untuk nggak mandi dua kali sehari (ups...hehe), dan (khusus para wanita) WINTER SALE. Tetapi persiapannya juga harus matang untuk menghadapi musim dingin, supaya liburan tetap nyaman.

Disini saya belum akan bercerita tentang liburan (dan ujian masuk) saya (sabar yaaa tunggu posting saya berikutnya), tapi saya akan berbagi tentang segala sesuatu yang perlu disiapkan supaya liburan di musim dingin kita tetap nyaman dan seru! Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman saya bermusim dingin di JEPANG, so, silahkan anda tarik informasi yang penting, sisanya dinikmati aja laaaahh. Buat yang akan ke Jepang di musim dingin, silahkan di simak baik-baik, dan untuk yang ke negara lain, silahkan di bayangkan sendiri. Hahaha. Semoga menginspirasi. And here we go

Do Weather Check
Sebelum berangkat menyeruak musim dingin, sering-sering lah melihat prakiraan cuaca di negara tujuan. Pastikan beberapa hal seperti: SUHU, PROBABILITAS TURUN SALJU/HUJAN, KELEMBABAN, BERAWAN/CERAH/BERANGIN. Karena ini akan menentukan perlengkapan apa saja yang akan kita bawa. Which is very important!

Kelihatannya terang benderang, cerah, tapi suhunya 1C pagi itu. Untungnya nggak begitu berangin, jadi ngga terlalu dingin. Nah mumpung cuacanya kayak gini, ngga pake syal ama topi jg ngga masalah. Sarung tangan? pake teruss....
Pas cuaca kaya gini, pas ada matahari, keluarlah buat menghangatkan diri. Ketika kena sinar matahari, rasanya anget-anget enak, asal ngga berangin.
Jepang memasuki puncak musim dingin umumnya pada pertengahan Januari, kemudian mulai hangat di bulan Februari. Daerah Kansai (Osaka dan sekitarnya) biasanya lebih hangat dibanding daerah Kanto (Tokyo dan sekitarnya), apalagi dibandingkan wilayah utara seperti Hokkaido. Umumnya wilayah Hokkaido dan pesisir utara Jepang akan diguyur salju. Sementara di Tokyo salju turun sedikit sedikit. Sementara di Kansai, cuaca sedikit lebih "hangat", suhu berkisar antara -3C hingga 4C dengan probabilitas hujan dan salju ringan. This means we need winter attire, tapi ngga perlu ekstrim seperti orang mau ke kutub utara. Sebagai perbandingan, suhu di gunung Bromo kalo ngga salah sekitar 11C, artinya musim dingin di Jepang akan lebih dingin di bandingkan itu, artinya lagi, jangan cuma pake pakaian yang biasanya kita pake untuk plesir ke Gunung Bromo dan semacamnya, nanti takut mati beku. hahahaha

Prepare your winter attire
Ke Bromo mah modal jaket tebel aja ama topi kupluk, Berhubung ini lebih dingin, kelembabannya rendah dan ada kemungkinan turun hujan/ salju, maka kita harus menyiapkan beberapa perlengkapan WAJIB. Tenang aja, disini saya akan bantu teman-teman yang kebingungan nyari benda-benda winter ini. Nah, benda-benda perlengkapan (minimal) untuk musim dingin adalah sebagai berikut:

1. COAT/ JACKET
Ini benda wajib nomer wahid yah. Ngga mau kan liburan kita isinya cuma menggigil dijalan? Bakal males buat kemana-mana kalo udah menggigil gitu. Kita musti siapin salah satu jenis penangkal dingin, bisa berupa Coat atau Jacket. Nggak usah dua2nya, buat budget traveller, pasti sadar betul berapa batas berat yang boleh kita bawa plus apa akibatnya jika beban berlebihan, karena satu item coat/jacket beratnya bisa mencapai satu kg, tergantung jenis bahan. So choose wisely.

Coat yang saya maksud disini adalah mantel yang cukup panjang. Bisa sepanjang bokong, atau lebih panjang lagi hingga betis. Bentuknya bervariasi dan yang perlu diperhatikan adalah BAHANnya. Banyak mantel dijual di Indonesia bukanlah mantel dengan kualitas yang cocok untuk menangkal musim dingin. Kebanyakan hanya mantel mode aja. Jadi harus hati-hati, perhatikan bahan yang digunakan. Saran saya, bahan seperti wool bisa menjadi pilihan. Tidak harus 100% wool.

Saya dan sodara-sodara saya menggunakan jenis coat/ winter jacket yang berbeda. Yang mana pilihanmu?
Dari kiri ke kanan: Adik saya pakai long coat (ZARA), kakak saya pakai jaket bulu angsa (by who?), kakek prajurit, saya pakai coat dari PEAK (Japan), kakak saya pake coat coklat yang dibeli online

Untuk jacket, ada jacket panjang dan pendek (hanya sebatas pinggang). Untuk musim dingin, sebaiknya memilih yang panjang, karena kita ngga mau kan bokong kita membeku selama jalan-jalan?? Biasanya jacket dengan isian bulu angsa akan sangat disarankan, karena selain hangat, jacket dengan bulu angsa ini relatif ringan. Tapi jika tidak bisa menemukan yang model ini, jaket model lain bisa menjadi pilihan, cuma hati-hati dengan sizenya besar dan beratnya.

Where to buy?
Permasalahannya adalah, mencari benda-benda seperti ini tidak mudah di Indonesia, apalagi di kota Yogyakarta yang mungil ini. Dan biaya yang dikeluarkan hanya untuk satu item ini juga tidak murah. Winter Coat biasanya dijual di toko-toko mewah seperti ZARA, Pull and Bear, Stradivarius, etc, dan harganya luar biasa mahal. Untuk Winter Jacket dengan bulu angsa atau sejenisnya juga tidak mudah ditemukan terutama di Yogyakarta. Saya sudah memutari berbagai macam mall, mulai dari Malioboro Mall hingga Hartono Mall yang baru dibuka, mencari barang ini tidaklah mudah.

Untuk yang tinggal di Yogyakarta, saran saya, coba cari di beberapa factory outlet seperti Cosmo di Jl. Magelang. Di sana mereka menjual winter jacket made in China dan barang sisa export, harganya cukup bersahabat, bahannya tebal, tapi bukan jenis yang bulu angsa. Tapi cukup hangat kok. Bisa jadi salah satu pilihan. Harganya sekitar 300-500ribuan. Atau kita bisa ke toko MAP di Jogja City Mall, disana mereka menjual barang-barang branded seperti ZARA, Pull&Bear dsb yang sudah ketinggalan jaman (modelnya) dengan harga setengah atau bahkan sepertiganya, termasuk beberapa jenis coat, sweater, dan jacket untuk musim gugur dan musim dingin. Budget disini sekitar 399-800ribuan. Barangnya kualitasnya bagus, masih baru dari gudang, walaupun modelnya udah off season banget. Coat yang dipakai adik saya adalah salah satu contohnya. Gimana? Kurang murah?
Gaya campur2, rada alay, yang penting tepat guna. Nggak kedinginan, praktis dan nyaman.
Nggak perlu keluar duit terlalu banyak pula. Budget traveler: yang penting tepat guna
Kalo mau cari yang lebih murah, bisa mulai berpetualang ke AWUL-AWUL! eits, jangan remehkan the power of awul2 ya. Disana mereka menjual coat2 preloved. Memang preloved alias bekas, tapi kualitas bekasnya orang asing kadang lebih baik daripada bekas nya orang Indonesia. Di beberapa toko awul2 saya menemukan coat yang kualitasnya masih bagus dan winter jacket dengan kisaran harga 80-160ribu aja. Memang kalo belanja disini kita harus super teliti, harus bisa mencari barang yang kualitasnya masih bagus. Untuk winter jacket bulu angsa, memang agak sulit mencari yang kualitasnya masih bagus, rata2 bulu angsanya udah mulai kempis, tapi kalo beruntung kita bisa dapet winter jacket yang masih gembung. Untuk Coat, ada banyak model dan kualitas. Jangan lupa melihat label produknya untuk mengetahui bahan dasarnya. Setelah mendapat produk yang sesuai, jangan lupa sisihkan budget untuk me-laundry barang tersebut yah!

Untuk yang tinggal di jogja, bisa mulai ngecek toko awul2. Saya sendiri mendapatkan coat saya di toko awul-awul di perempatan ringroad gejayan. Disana dia memiliki koleksi jacket dan coat yang banyak dan kondisinya masih cukup bagus. Saya mendapatkan sebuah coat warna hitam yang pas di badan, dengan bahan wool 90%, made in Japan. Budget belanja saya tadinya sekitar 300-400, tapi saya mendapatkan coat saya seharga 120rb. Sisa uangnya saya pakai untuk laundry dan bersenang-senang. hahaha.
Coat hasil berenang di awul-awul kota jogja.
Kualitas baik, harga terjangkau
Kalo berkeliling awul-awul terasa kurang nyaman, tapi budget terbatas, bisa coba ke flea market atau Flohmarkt (dalam bahasa Swiss-German). Kebetulan satu minggu sebelum keberangkatan saya, ada pameran Flohmarkt di Lippo Mall. Flea market seperti ini banyak menyediakan barang-barang winter lho. Preloved, dengan harga yang terjangkau banget. Di pameran yang saya datangi, saya membeli dua sweater dengan total pengeluaran kurang dari 150ribu! Barang andalan mereka adalah Parka. Mereka memiliki berbagai jenis parka, termasuk parka yang cukup tebal untuk musim dingin. So, disini pilihannya bervariasi, ada coat, winter jacket, dan parka. Harganya? Bahkan beberapa item lebih murah dibanding awul2! So, mulai cari info kapan bakal ada flea market. Di yogyakarta biasanya mereka menyelenggarakan flea market di Gedung Balai Pamungkas di dekat Kridosono.
Flohmarkt di Lippo Mall bulan Januari lalu

Nggak cuma secondhand aja, ada juga barang2 indie clothing disini yang harganya terjangkau banget!

Banyak jenis pakaiannya. Ngga semuanya secondhand lho
Salah satu barang andalan: Parka.
Beberapa Parka cocok digunakan untuk musim dingin. Harganya dibawah 200ribu. Hemat dan tepat guna

Barang andalan lain: Kemeja Flanel
Cucok untuk daleman kita di musim dingin. Karena bahan flanel bisa menangkal dingin juga

aksesoris juga ada
Mama saya ikutan beli Parka untuk dibawa dalam liburan kali ini
Untuk yang tinggal di jakarta dan sekitarnya, akan lebih mudah mencari barang winter, apalagi kalo ke Mangga Dua atau ke ITC Kuningan, dan sebagaimacamnya. Beberapa toko terkenal sebagai supplier barang winter dengan harga miring, seperti toko Djohan, toko Farina, dsb. Sementara di Bandung, ada Twig House dan banyak factory outlet lainnya. Mulai dari coat, topi, sarung tangan, jaket, dan semua benda berbau musim dingin, ada disini semua.

Last choice adalah dengan online shopping. Banyak sekali ditawarkan coat atau jacket, tapi kita mesti teliti melihat keterangan size, bahan, dan berat barang ya. Pilihan saya sih Tokopedia atau Lazada. Sulitnya kalo online shopping adalah sebagian foto yang dipajang BUKAN produk aslinya, jadi kadang kita suka ketipu gitu.

Kalo mau pilihan yang lebih ekstrim, bisa coba tips bonek alias bondo nekat ini. hehe. Sewaktu akan berangkat, ngga usa beli coat/jacket, siapkan budget belanja aja yang banyak. begitu tiba di negara tujuan, segera beli coat. Karena kalo kita beruntung, kita bisa mendapatkan coat/jacket sewaktu winter sale, dengan kualitas yang bagus tapi harga yang lebih murah di banding di Indonesia.

2. BEANIE HAT
Nggak mesti model beanie sih. Yang jelas kita butuh penutup kepala. Apalagi kalo cuaca BERANGIN. Buat orang tropis kaya saya gini, kalo kepala ketiup angin kenceng dan dingin, rasanya pusing. Kalo anginnya ngga kenceng sebenernya gapapa ngga pake topi sih. Sebenernya ngga perlu beli topi yang terlalu tebel, yang penting menangkal angin.

Walau dingin, ngga mesti pake topi. Kalo pas ngga berangin, kepala aman kok. Tapi kalo udah mulai dingin, berangin, apalagi kepala pusing, mending pake topi deh
Di Jogja ada beberapa supplier topi yang bisa dikunjungi, seperti toko Udjang. Kalo belum puas, bisa beli online.

3. GLOVES
Menurut saya ini lebih penting dibandingkan dengan topi. Ketika udara dingin, bagian perifer atau paling ujung tubuh pasti jadi korban. Jangan lupa siapkan sarung tangan yang bener2 menghalau dingin! Synthetic leather menurut saya kurang cocok, karena bahan tersebut malah menyerap dingin, sehingga tangan malah jadi kedinginan. Kalo mau leather, pastikan itu genuine leather, atau pilihlah bahan yang lain sekalian. Yang tidak kalah penting adalah pilihlah sarungtangan yang touchscreen friendly. Ngga mau kan bolak-balik harus lepas sarungtangan gara-gara mau buka hape atau mau motret ditengah dinginnya suhu? Pengalaman saya, sarungtangan saya ngga touchscreen friendly, jadi saya harus bolakbalik lepas sarungtangan hanya untuk selfie! dan akhirnya tangan saya kedinginan dan kaku...

Dan kalo tangan udah dingin dan kaku, percayalah, touchscreen jadi ngga mempan....

4. BOOT & SOCKS
Nggak gampang menemukan Boot yang winter-friendly di Indonesia, terutama di Jogja. Saran saya, pakailah sepatu seadanya, trus siapkan budget untuk beli sepatu winter di negara tujuan. Karena sampai sekarang saya belum menemukan winter shoes yang kualitasnya sebagus winter shoes asli.
Winter boot yang dibeli langsung di Jepang oleh kakak saya
Harganya turun jadi 2000Yen karena sdg winter sale. Untuk yang lehernya lebih rendah harganya 1000Yen. Mama saya juga ikutan beli. Kalo beli winter boot termasuk mahal buat anda, pake aja sepatu sport dg high top atau low top seperti punya saya. 
Jangan lupa siapkan kaos kaki. Ngga perlu yang terlalu tebel sebenernya, toh kita pake sepatu winter. Yang penting jumlahnya cukup, karena kalo banyak jalan, kaos kaki jadi cepet bau, Apalagi kalo pake sepatu model winter boot.

5. CLOTHES
Di Jepang ada teknologi yang mereka namai Heattech, dimana bahan-bahan pakaian dapat menjaga kehangatan tubuh. Baju-baju dengan bahan Heattech ini bisa kita dapatkan di UNIQLO. Baju jenis ini bahannya tipis, ringan, tapi hangat kalau dipakai. Jadi ngga perlu kawatir kedinginan. Walaupun harganya agak mahal, tapi bener-bener worth it.
Untuk daleman, bisa pake Longjohn atau pake heattech
Bisa dikombinasikan dengan sweater/jacket/outer lain
Paling luar, tentu saja, coat/ winter jacket. Kombinasi ini ngga terlalu berat, dan tetap nyaman dipakai
Mau kombinasi bajunya kayak apa, yang keliatan difoto juga cuma coat doang. hahaha
kecuali kalo bawa banyak winter outerwear which is sangat berat dan menuhin bagasi.
Nggak efisien, kecuali kalo emang untuk keperluan photoshoot.

Yang ngga kalah penting adalah siapkan LongJohn (tulisannya begini nggak sih?). Saya sebenernya baru pertama kali denger istilah itu (kita singkat LJ aja yah). Ternyata LJ adalah baju dalam yang dapat menjaga kehangatan tubuh. Ini bisa menghangatkan tubuh kita. Biasanya dijual satu stel atasan dengan bawahan.

Selain dua item baju peting itu, kita perlu membawa sweater dan baju tebal lainnya. Tapi hindari membawa terlalu banyak baju, terutama untuk para budget traveller, soalnya toh kalo difoto yang bakal kelihatan ya cuma coat/jacketnya aja, baju didalemnya ngga keliatan kan? Lagi pula ngga banya berkeringat, jadi bisa dipakai beberapa kali bajunya. Hehe.

6. ADDITIONAL STUFFs
Umbrellas
Kalo menurut ramalan cuaca bakal turun hujan atau salju, anda harus siapkan ini. Karena perjalanan bakal terasa ngga nyaman kalo kita basah karena hujan atau bahkan salju.

Masker
Ini juga penting. Udara yang dingin dan kering kalau masuk hidung kadang bikin hidung sakit. Dalam bentuk parah, bisa bikin mimisan juga. Dengan pake masker, kita memperingan kerja hidung kita dalam menghangatkan udara yang masuk hidung. Penting banget kalo pas berangin kenceng gitu. Kalo anda ngga suka menarik perhatian orang, pakailah masker kesehatan seperti yang dijual di apotek2. Tapi kalau anda pingin menjadi tontonan umum, cobalah pake masker karakter seperti punya sayaa, dijamin pasti jadi tontonan orang ^^;
Masker super mencolok kayak anak cosplayer gitu. Pantesan orang mesti ngeliatin saya kalo pas maskeran. ternyata norak juga ^^;

Penutup telinga
Untuk cuaca yang tidak terlalu ekstrem, tidak terlalu berangin, sebenernya item ini tidak terlalu penting. Apalagi kalau kita memakai beanie hat yang dapat menutup telinga kita sekaligus.

Syal
Menurut saya, nggak perlu beli syal yang tebel2 banget (kayak syal saya). Karena kalo ketebelan kadang malah bikin leher pegel (saking gede ama beratnya syal yang melingkari kepala kita). Bahkan di Jepang sana, orang2 hanya menggunakan syal yang tipis aja untuk sehari-hari, pokoknya menutup leher. Pengalaman saya sih, asal angin nggak terlalu kenceng, leher biasanya ngga kedinginan kok. Bahkan saya beberapa kali melepas syal saya.
Kiri: Adik saya pake syal yang lebih tipis
Kanan: Saya dan syal saya yg tebel n panjang bingits
Terlalu capek dengan syal, akhirnya saya copot syalnya
Dengan baju turtleneck dan sweater berleher tinggi, ngga perlu didobel ama syal jg uda anget lehernya
Saran saya, jangan lupa untuk selalu cocokkan dengan informasi cuaca. Kalau perlu, cek IG orang-orang yang tinggal di negara tujuan kita, supaya kita tahu update tentang pakaian apa yang perlu kita gunakan disana. But, jangan terlalu percaya juga, karena kita orang tropis, belum tentu terbiasa dengan cuaca dingin. So, prepare for the worst yah

Don't forget this things!
Ada beberapa hal yang musti kita lakukan sebagai orang tropis yang berpergian ke tempat yang dingin dan ber-kelembapan rendah.

1. Always put on your lip balm and mosturizer for your face and body
Kecuali jika teman-teman ingin pulang dengan bibir yang kering, pecah-pecah dan periiihhh. Sebelum pergi selalu gunakan lip balm untuk menjaga kelembaban bibir kita. Karena udara yang dingin dan kering bisa mengurangi kelembaban bibir. Jangan lupa menggunakan pelembab di wajah dan kulit tubuh juga. Boleh memilih produk dengan SPF maupun tidak. Yang penting produknya bisa menjaga KELEMBABAN KULIT DAN BIBIR. Karena ketika kulit kita kering, berbagai macam reaksi bisa muncul. Mulai dari lecet-lecet, iritasi ringan, sampai reaksi alergi yang berat. Dan reaksi itu belum tentu langsung muncul di hari pertama tiba!

Pengalaman saya selama satu minggu di Jepang, awalnya kulit dan bibir saya tidak mengalami masalah. Memasuki hari ketiga, kulit kaki saya mulai perih karena lecet, kemudian timbul gatal-gatal (karena saya memiliki "bakat" alergi, hati-hati untuk para penderita dermatitis atopi, kondisi ini bisa menyebabkan kambuh yang lumayan berat). Hari keempat, bibir saya perih sekali, rupanya kering dan pecah-pecah hebat. Rupanya saya sering lupa menggunakan perlengkapan kelembaban saya! Jika perlu, siapkan salep steroid untuk mengurangi beberapa gejala, tapi jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter dulu sebelum berangkat membawa salep steroid.

2. Nggak perlu mandi dua kali sehari lho
Bukannya bermaksud jorok nih, tapi coba disimak. Musim dingin mengharuskan kita untuk mandi menggunakan air hangat, padahal air hangat dapat menyebabkan kulit kita semakin kering. Nah, kondisi ini akan menyebabkan kondisi kulit makin parah (terutama yang punya atopi atau semacam alergi), bisa makin parah gatal dan perihnya.

Lagipula cuaca yang dingin menyebabkan kita lebih jarang berkeringat. So, no problem kan?

3. Siapkan obat-obatan dan suplemen
Saya rajin minum vitamin suplemen selama disana, makan cukup dan memastikan istirahat saya cukup, jadi walaupun udara dingin berangin dan kering, saya ngga sakit sama sekali dan bisa jalan-jalan kesana-sini.

4. Jangan menjemur pakaian di luar tanpa dikeringkan terlebih dahulu
Kalo ngga bawa baju terlalu banyak, pilihan kita adalah harus mencuci baju yang kita bawa. Nah, mesin untuk mencuci dan mengeringkan baju bisa menguras uang kita sekitar 100-200 yen, Kita punya pilihan lain untuk mencucinya sendiri. Tapi hati-hati, sehabis dicuci (dan diperas tangan), jangan dijemur diluar, Sudah pernah saya coba, dan akhirnya baju saya jadi beku...

Berikutnya saya akan bercerita tentang wisata musim dingin di Jepang.
So, stay tune next week!

You Might Also Like

10 comments

  1. Kak mau tanya, kalo saya pake boots yg beli2 di zara gitu bisa ngga ya saat winter di jepang bulan januari? Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi! Thanks udah mampir
      Pertanyaannya cukup sulit nih. Zara nya yg zara Indonesia ya? Soalnya beda negara, beda bahan bootsnya, berhubung indonesia ngga pernah mengalami suhu dibawah 10celcius, kmgkinan boots yg beredar di zara indonesia paling mentok boots model autumn. Kalo ngga sensitif thd dingin, bootnya bs dipake dengan disiasati menggunakan tambahan kaus kaki yg tebel.
      Anyway, ini hanya asumsi aja si, soalnya sy ngga liat bootsnya. Kalo saran saya, dipake aja, krn nyari winter boots di indonesia jg cukup bikin sewot sepertinya hehe

      Delete
  2. Haloo mba mau tnya dong
    Beli perlengkapan winter di tokyo dmn ya mba?
    Winter sale gtu dmn di tokyo?
    Thanks ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi! thanks ya sudah mampir.
      Sayangnya saya ngga tinggal di tokyo, jadi kurang tau soal perlengkapan winter di Tokyo. Tapi tenang aja, kalo uda masuk winter sale season, dimana2 pasti ada diskon besar kok, jadi tongkrongin terus toko-toko favoritmu dan dapatkan diskon besarnya ;)

      Delete
  3. hai, kira2 utk trip 6 hari perlu bawa brapa banyak winter jacket, heat tech, & socks yaa? makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, trims sudah mampir! maaf telat bales nih, uda sampe di Jepang ya jangan2?
      Kalo saran saya, untuk trip 6 hari ngga perlu bawa banyak jaket/outerwear, karena mereka berat dan bakal bikin bagasi meledak. Cukup bawa satu Outerwear khusus winter, dan paling enggak 2-3 sweater aja cukup. Untuk heattech, mungkin 3 aja cukup, karena selama winter kan ngga banyak berkeringat, jadi daleman ngga cepat bau. Untuk socks saya sarankan bawa agak banyak, mungkin 4pairs, soalnya di Jepang banyak jalan, dan kalo pake boots, kaki cepat berkeringat dan kaus kaki jadi cepat bau karena lembab :( berhubung saya ngga suka bau kaus kaki, saya sarankan bawa agak banyak untuk yg satu ini. Have fun di Jepang ya!

      Delete
  4. Wah, enaknya yg liburan ke luar negeri..
    pergi ke negera dingin memang agak susah buat kita yg udah terbiasa tinggal di daerah tropis..
    salah satu perlengkapan yg wajib ada adalah sweater..
    kebetulan lagi ada promo diskon besar untuk produk sweater https://shopee.co.id/VM-Sweater-Kerah-tinggi-Rajut-Polos-Panjang-Navy-Blue-Long-Knitt-i.159577.62774259
    apalagi lagi ada promo free ongkir se-Indonesia juga loh :D

    ReplyDelete
  5. Saya rencana desember 2017 akan ke Jepang selama 10 hari, bisa share mengenai penginapan dan itinery nya ngga.
    Saya datang lewat narita dan pulang ya lewai kansai.

    ReplyDelete
  6. Halooo waktu itu ke Jepang ya winter nya bulan apa ya ? Kalo awal Januari dingin banget ngga ya ?

    ReplyDelete
  7. Sy ani tinggal di yogya.
    Cari kaos kaki winter, sarung tgn touchscreen dimana ya? Cara bedain coat buat winter (bkn autumn) saat di awul" bagaimana?

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!