Loki of Asgard: Favorite or Villain? (part I)

5:55:00 AM

Back again!

Kali ini saya membawa demam yang lain lagi, yaitu Loki Fever!! Hahahaha

Telat banget emang kalo ngebahas ini sekarang, apa boleh buat, saya harus pending tulisan ini selama kurang lebih 1 bulan sebelum meluncurkannya hari ini. Thanks to the national exam.

Tapi sekarang saya merasa harus menyebarkan demam baru saya! Let's get to know LOKI first!

Sekilas tentang LOKI

Loki versi Thor : God of Thunder
Loki adalah salah satu dewa yang diambil dari Norse Myth atau mitologi orang Norwegia. Selama ini kita sering banget denger nama2 dewa-dewi berdasarkan Greek Myth atau mitologi Yunani, mulai dari film Xena The Warrior Princess sampe ke Percy Jackson, mulai dari Zeus sampe Aphrodite, sedangkan untuk Norse Myth, kita hampir ngga familiar, kecuali bagi para penggemar Marvel, atau penggemar game RPG seperti Final Fantasy (They use some names from Norse Myth too, name it: Fenrir, Baldr, Ragnarok, Farbauti, etc). Nah, Loki ini adalah salah satu dewa yang memiliki julukan God of Mischief, yang secara harafiah diartikan dewa pengrusak, atau dewa kejailan, atau dewa kenakalan or a trickster. Kenapa begitu? Karena dia ini emang jago soal tipu menipu, soal memperdaya orang lain, dan berbuat keonaran.

Dalam adaptasi komik Marvel, Loki adalah putra dari Odin, alias saudara-nya Thor the God of Thunder. Tapi sebenarnya dia adalah putra dari Laufey, King of Frost Giant, alias dia sauda
ra tiri dari Thor. Meskipun saudara tiri, hubungan mereka ini sangat dinamis meskipun menimbulkan banyak drama (we will dusciss it later). Kenapa Odin harus mengangkat Loki sebagai putranya? Ada perbedaan dlm film dan dalam kisah komiknya. Dalam film Odin mengungkapkan bahwa ia merasa kasian dengan Loki sekaligus berharap bisa menyatukan kedua kerajaan, tapi di versi komik mengatakan, Bor, ayahnya Odin, berpesan bahwa suatu hari dia harus mengangkat anak dari kerajaan yang ditaklukkannya.

Loki muncul dalam tiga film Marvel, Thor: The God of Thunder (Thor1), The Avengers, dan Thor: The Dark World (Thor2). Dalam ketiga film itu, Loki digambarkan begitu jahat dan licik, tapi sebenarnya ada sisi yang menarik dari tiap karakternya di masing-masing film. So, we are not going to discuss Loki menurut versi mitologi Norwegia atau versi Marvel, tapi kita akan lihat bagaimana Loki menurut versi saya!

Let's see:

Thor: The God of Thunder
Sebelumnya, saya harus menyampaikan bahwa di seri pertama ini, highlight adalah pada tokoh Thor. Ada bbrp adegan yang di cut di film ini yang sebenarnya bisa lebih menjelaskan karakter si Loki ini (scene tersebut bisa dilihat di yo


utube).

Kalo melihat tokoh Loki di film pertama ini, kita pasti melihatnya sebagai sosok yang licik dan jahat. Bener2 villain lah. Menipu demi mendapatkan tahta kerajaan. But actually it wasn't just that simple. Dalam scene yang didelete, ada satu scene yang menceritakan adegan sebelum upacara pengangkatan Thor menjadi raja, di scene itu kita bisa lihat betapa mereka saling memahami satu sama lain. Seperti Thor yang bilang, "you are no capable of sincere" ke Loki, which is so true (Thor knows well that Loki is  God of Mischief). Kemudian waktu Loki bilang bahwa walaupun dia iri sama Thor, but still he loves his brother. Pernyataan ini bisa diartikan kebohongan, secara dia emang jago banget bersilat lidah, but throughout the 3 movies, you will know that he's not actually lying. Kemudian adegan dmn dia menakuti-nakuti pelayan yang menertawakan dia dengan ular, that shows us who he is. He just some one who doesn't like to be laughed at. He plays pranks when his pride hurt (ini nanti ada hubungannya dengan satu adegan di Thor2). He wants people to look at him and be afraid of him.
Loki Odinson-- Prince of Asgard 

Loki dengan Armor Asgardian resminya
Armor ini juga yang dipake ketika
dia menjadi raja
Semua orang menyalahkan Loki karena kekacauan yang dia buat, but you know what, that's not the intention. Sewaktu Frost Giant menerobos masuk pertama kali, memang Loki yang membawa mereka masuk. Tapi bukan untuk menjatuhkan Asgard atau memancing perang, dia cuma pingin acara pengukuhan Thor ditunda dulu (kata2 ini bisa kita dengar waktu dia bercakap2 dengan Laufey). He just want to mess araound like he always did (bahkan dikomiknya dikatakan dia sering melancarkan berbagai macam trik untuk "ngisengin" Thor). Kemudian sewaktu dia secara terselubung menghasut Thor untuk pergi ke Jotunheim, sebenernya niatnya dia (sekali lagi) hanya sekedar untuk "messing around with Thor". Yang mengejutkan adalah reaksi Odin yang menyebabkan Thor dibuang ke bumi, yang tidak pernah diprediksi oleh Loki. Kejadian inilah yang kemudian mengilhami Loki untuk merebut tahta. Dia tidak berencana merebut tahta dari awal! Yang lebih mengejutkan adalah kejadian dy sadar bahwa dy bukan Asgardian biasa, itulah yang memicu the whole sad story.

Loki without the Armor
Sepanjang cerita kita diyakinkan bahwa Loki wants the throne. Dia menipu disana sini supaya jadi raja. But once again, that's not it. Perhatikan last battle antara Thor dan Loki, Loki bilang bahwa he didn't want the throne, what he wanted was to be equal with Thor! That's actually the whole story! Memang dikomiknya diceritakan bahwa Asgardian atau orang Asgard lebih menyukai orang2 yang sangat powerfull seperti Odin, dan tentu saja Thor. Menjadi saudara dari seseorang yang sangat powerfull dan populer di masyarakat tentu saja bikin tertekan. Hal ini kemudian diungkapkan Loki dalam the Avengers, bahwa satu-satunya hal yang sangat melekat dalam kehidupannya adalah "living in the shadow". Hal yang paling tidak dia sukai. Meskipun sebenernya dia itu digambarkan sebagai orang yang jenius (dalam komik dan dalam mitologi aslinya), tapi dia bukan orang yang powerfull, sehingga dia harus terima menjadi bayangan dari Thor sepanjang hidupnya. And how did he survive that burden? Jawabannya ada di Thor2.

Kecewa ketika tahu asal-usulnya
Rasa iri dan rasa ingin menyaingi Thor, kemudian ditambah dengan dibuangnya Thor ke Midgard (Bumi) membuka peluang bagi Loki untuk lebih "populer". Dari situlah muncul ide untuk membiarkan kondisi tetap seperti itu. Untuk itulah Loki kemudian berbohong ke Thor supaya dia ngga kembali (kalo dikomiknya, dia bahkan mengirim makhluk2 jahat untuk menyerang Thor di bumi). Dia pingin keluar dari bayang2 Thor, bukan sekedar pingin jadi raja. Soal dia jadi raja, Itu sebenarnya cuma kebetulan! Kebetulan waktu Thor lagi nggak ada, Odin masuk ke dalam OdinSleep (suatu kondisi bagi pemegang Odinpower untuk rejuvenation kekuatan besar itu dengan tidur dalam waktu lama--siapapun yang memegang kekuatan Odinpower, pasti punya fase tidur lama). Kalau Loki emang mau jadi raja selama2nya, dia bisa aja bunuh Odin seperti rencananya yang direncanakan bersama Laufey. Tapi kenapa dy malah bunuh Laufey sewaktu Laufey mau membunuh Odin? First, because Odin is his father. Second, because all he wanted is recognition. Dy hanya ingin kelihatan menjadi "penyelamat", menjadi sosok yang powerfull, dan diakui oleh Odin. Karena sebenarnya dy ngga bakal jadi raja seandainya Frigga nggak menyerahkan kedudukan itu ke Loki (ini nanti berhubungan dengan Thor2 juga). Scene ini termasuk scene yang dipotong dari filmnya. Being king is just one way to be recognize and be popular. Yang Loki inginkan bukan semata2 menjadi raja. Hal ini lebih ditegaskan lagi di ending film, sebelum Loki jatuh, dy bilang "I could've done it, Father, for you, for all of us" ke Odin, disini ia menggambarkan bahwa ia hanya ingin dilihat dan diakui oleh Odin. Sewaktu memasang Bifrost utk menyerang Jotunheim dia juga bilang, semua ini dia lakukan supaya Odin melihat dia sebagai "worthy son". That's the whole intention! (dalam adegan last battle ini saya lihat Loki sepertinya meneteskan air mata ketika dia mengucapkan "I'll pay her a visit myself")

I saw tears from his right eye
Setelah mengetahui bahwa dirinya adalah Frost Giant, sebenarnya dia merasakan guncangan yang begitu hebat. Menurutnya, Odin tidak pernah mengakuinya karena dia adalah Frost Giant. That hurts his pride. Menurut saya, itulah sebagian alasan kenapa dia menghancurkan Jotunheim dengan Bifrost di ending film, selain supaya dia terlihat sebagai "penyelamat". He tried to deny his nature, his race, frost giant. Dia sangat sakit hati waktu dia tahu dia anak tiri. Meskipun begitu, dia tetap sayang ayah tirinya tersebut. Hal ini digambarkan pada adegan sewaktu Odin jatuh dalam Odinsleep. Walaupun sakit hati, Loki tetap menggenggam tangan Odin sebelum memanggil penjaga. Dalam film ini kita diarahkan seolah-olah Loki sejak awal sudah merencanakan kejahatan ini dan tujuannya adalah merebut tahta. Tapi menurut saya, kenyataannya he just want his father to acknowledge him.
Kecewa setela Odin tidak mengakui segala usaha liciknya

Forever brother
 Kemudian soal hubungan Thor dan Loki, sepanjang film kita pasti bisa merasakan bagaimana Thor sebenarnya sayang sama adik tirinya itu. Dia selalu percaya apa yang dikatakan adiknya, termasuk ketika Loki memancing Thor untuk perang ke Jotunheim. Thor loves his family verymuch, that's why he asked Loki "Can I come home?" sewaktu dia ditangkap S.H.I.E.L.D setelah gagal mengangkat Mjolnir. Bahkan sampe di endingnya sekalipun, Thor bilang "I will not fight you, brother" sewaktu Loki menantang dia berkelahi. Senakal apapun Loki, Thor paham betul bagaimana Loki and he loves him (ini juga kelihatan di The Avengers). Walaupun Thor tau Loki itu penuh tipu muslihat, toh sewaktu Loki pura2 jatuh dari rainbow bridge, Thor tetap menawarkan bantuan. Thor bisa kapanpun knock Loki down, but he put his Mjolnir on Loki's ch
est instead. Dan Thor-lah yang teriak paling keras sewaktu Loki jatuh ke worm hole. Diakhir film, Frigga juga mengatakan, " He mourns his brother". Intinya, seberapa berbeda kita dengan saudara kita, meskipun berbeda darah, yang namanya saudara dan dibesarkan bersama adalah tetap saudara sampai mati.

The Avengers
"I am Loki of Asgard, and I'm burden with glorious purpose"
Rambut lebih panjang, alis berantakan, mata yang tampak lelah
Berbeda dengan Loki di seri Thor1 dimana dia digambarkan sebagai a Prince, disini dia benar2 digambarkan sebagai penjahat dan buronan. Perhatikan mata dan alisnya. Di Thor1 matanya terlihat sangat manis, alisnya juga rapi. Benar2 potongan rapi seorang pangeran. Sementara di The Avengers dia digambarkan sangat mengerikan, terlihat begitu tua, alisnya ngga serapi di Thor1, matanya juga digambarkan seperti berkantung gitu, bajunya jelek, dan armornya seperti usang. Penampilannya ini menggambarkan penderitaannya  selama dipengasingan. Di planet antah berantah tempat dia terasingkan setelah jatuh dari wormhole sewaktu Bifrost meledak itu dia bertemu dengan seseorang yang kalo ngga salah masih tangan kaki-nya Thanos, musuh besar Avengers berikutnya. Disini dia diancam untuk menguasai bumi dengan pasukan Chitauri sebagai tentaranya Loki. Inilah alasan kenapa Loki menyerang bumi. Bukan sekedar ingin menjadi penguasa bumi saja, tapi karena dia diancam oleh kekuatan yang lebih besars. Oleh orang2 inilah Loki kemudian diberi Spear atau tombak yang digunakannya sepanjang film ini. Ini dijelaskan dalam filmnya dan nanti akan berhubungan dengan sequel Thor berikutnya.

"KNEEL!" quote favorite di film ini
adegan yang penting dalam karakter Loki
Rasa sakit hatinya karena tidak diakui di Asgard kemudian memunculkan adegan khas dimana dia meminta semua orang di Stuttgart untuk menyembah dia. He wants people to recognize him and fear him. Very much like Loki we knew before. He is a diva. He likes crowd just like what Tony Stark said. Dan semua orang pasti familiar dengan wajah Loki ketika Thor menjemput dia di pesawat setelah ditangkap oleh Iron Man dan Capt Rogers? He still afraid of his big brother Thor. Dan adegan setelah itu menjelaskan banyak hal. Thor mengakui bahwa dirinya berkabung setelah Loki jatuh (just how much he loves his brother :*). Betapa kesalnya Loki dengan asal-usulnya. Betapa sakit hatinya Loki living in the shade of Thor's greatness. Dan yang menunjukkan the true power of Tesseract ke Loki adalah orang2 yang mengancam dia, dan orang itulah yang menjanjikan Loki menjadi raja di bumi. Setelah itu, sekali lagi, Thor dengan lembutnya mengajak Loki pulang. Dalam benak Loki sebenarnya dia ingin pulang, karena dengan begitu dia akan aman dari ancaman, sayangnya Tesseract udah terlanjur dijanjikan diproses, jadi dia ngga make Tesseract untuk pulang :( (remember, Bifrost has gone in the previous movie).
Armor Loki di the Avengers
Beda dari armor asgardian-nya

Yang lucu dari the Avengers adalah sewaktu dr.Banner mengata2i Loki, Thor dengan tegas dan bangganya bilang "Loki is beyond reason but he is one of Asgard, and he is my brother", dan ketika Black widow menambahkan "he killed 80 peoples in 2 days," dengan lucunya Thor langsung buru-burur membalas, "He is adopted". Well, He still think Loki as his brother at least.

Cerita berikutnya seperti yang kita liat di filmnya. Loki has a smart plan by making himself as hostage in S.H.I.E.L.D.S aircraft. Sayangnya, Black Widow lebih pintar dalam memanipulasi orang lain. Tapi bukan Loki namanya kalo jatuh dalam mindtrick-nya orang lain. Dan terbukti dia bisa escape dari aircraft itu. He is a genius!

And once again Lok
i vs Thor. Loki is no equal for Thor and he knows that. Tapi dengan beberapa trik dy bs lolos. but still, villain must lose. Dan akhirnya dia kembali ke Asgard.

Thor: The Dark World
Loki versi Thor2
Daripada berfokus ke Malekith dan rencananya menguasai dunia, lebih menarik mengetahui fakta2 tentang Loki yang begitu complicated. Diawal film sudah dijelaskan bahwa kenakalan-nya Loki sebenernya udah kelewat batas dan Odin bisa saja menghukum mati dia. Odin bahkan tidak lagi mengakui Loki Odinson, melainkan Loki Laufeyson. Tapi Frigga begitu sayang sama Loki, sehingga ia memohon pada Odin untuk mengurungkan niat menghukum mati. Because she still think Loki as his son. Frigga is the reason why Loki survives all the sadness in his life :*

Seperti yang sudah saya jelaskan di Thor1, Loki memang anak kesayangan Frigga, sementara Thor adalah anak kesayangan Odin (menurut sebagian sumber). Frigga adalah seorang sorcerer, seperti yang kita lihat di film, dimana dia menggunakan ilusi untuk mengunjungi Loki di sel-nya dan menggunakannya lagi untuk melindungi Jane Foster. Loki adalah satu-satunya anak Frigga yang mempelajari ilmu itu darinya, because it's his nature. Itulah sebabnya kenapa Loki begitu pandai membuat ilusi, termasuk membuat Heimdall tidak dapat melihatnya sewaktu dia melakukan kenakalan di Thor1. Loki begitu dekat dengan Frigga, makanya Frigga sayang banget sampe2 memberikan tahta ke Loki di Thor1. Dari film ini kita tahu, bahwa satu2nya orang yang mengunjungi Loki sampe membawakan buku2 buat Loki itu cuma Frigga seorang. dan ketika Frigga mati, Loki is a total mess. Dia langsung setuju dengan idenya Thor karena Thor menjanjikan balas dendam untuk Frigga.
Loki dalam sel-nya

Banyak sumber yang berkata, kalo Loki memang sayang dengan Frigga, kenapa dia menunjukkan arah menuju istana Asgard ke monster (Kruse)? Well, banyak yg bilang Loki emang jahat. Tapi menurut saya, He is the God of Mischief. When things got ugly, he tends to make a mess. once again, he just wanted to mess around by doing so. He didn't know that his act would make his mother killed.

Loki in total mess after Frigga's death
Kemudian sewaktu Thor datang ke sel Loki untuk pertama kalinya. Orang2 banyak bertanya, kenapa Thor bisa melihat ilusi Loki disitu sementara tidak bisa melihat ilusi Loki sewaktu Loki pura2 mati atau sewaktu Loki menyamar jadi Odin? Menurut saya jawabannya adalah Thor TIDAK BISA melihat ilusinya Loki, because Loki is one of the best sorcerer in Asgard! Thor yang begitu mengenal Loki tahu betul bahwa kondisi adiknya tidak mungkin senormal itu setelah ibu mereka mati. Thor juga tau bahwa Loki anak kesayangan Frigga dan begitu dekat dengan Frigga, tidak mungkin kejadian itu tidak berefek bagi Loki. And then Thor asks Loki to stop the illusion, and voila! Thor's right, Loki was a big mess. Loki is hurt, that's why he plays with the illusion, just like when his pride hurt.

Adegan kabur dari Asgard adalah adegan yang paling menyenangkan sepanjang film. Loki dan Thor yang berantem kaya anak kucing, tapi sebenernya dalam hati mereka, mereka begitu kompak. They are brothers. Betapapun jahat dan  manipulatifnya Loki, Thor tahu bahwa ada beberapa poin dimana dia bisa mempercayai adiknya itu. They grew together, they knew each other. Dan ternyata Thor benar, segalanya berjalan sesuai rencana (kecuali ending dari rencana mereka itu). Bahkan Loki sempat terlihat menyelamatkan Thor, walaupun diending film kita semua dibuat kaget. and, cameo Capt America is the BEST part!

Forever brother
Ada kabar yang tersebar, sutradara Alan Taylor adalah sutradara yang terkenal suka mematikan karakter penting dalam film2nya. Di film ini dia mematikan Frigga, tapi Frigga bukan tokoh yang signifikan, sehingga kemudian dia mematikan Loki. Tapi direktur Marvel Cinematic Universe tidak setuju dan akhirnya ceritanya pun di belokkan menjadi demikian. Entah benar atau tidak, menurut saya ide itu justru brilliant. Dengan hidup laginya Loki, justru semakin memperkuat karakternya dia sebagai God of Mischief. Jahil, dan penuh tipu muslihat. Ngga lucu dong kalo dia mati cepet?? Mengenai motif dibalik menyamarnya dia menjadi Odin, ada beberapa teori juga. Ada yang percaya bahwa dia haus tahta, tapi saya lebih percaya teori yang menyatakan bahwa dia berlindung dari Thanos dan orang2nya setelah gagal dalam misi-nya di the Avengers, dengan menyamar menjadi raja paling kuat, Odin. No one can touch him that way. Lalu, kemana Odin? That's the question. Yang pasti saya tidak percaya kalo Loki bisa membunuh Odin, secara, Loki bahkan bukan tandingan Thor, apalagi Odin yg punya Odinforce. Tapi lain ceritanya kalo Loki menipu Odin sehingga Odin terjebak entah disuatu tempat atau disuatu situasi. Atau bisa saja Odin tetap hidup, tapi Loki mengambil kesempatan untuk pura2 jadi Odin dan menipu Thor.

So that's how I define Loki's character. Sooo complicated, but that's him!
What do you think? Your Favorite? or your Villain? or your favorite villain?

This is just my opinnion, agree or disagree, is up to your imagination.

Next I will discuss the man behind Loki Laufeyson/Odinson adn the reason why Loki is so interesting. I will continue this later in part2 :D
enjoy!

*some facts and opinion are taken from various sources.

You Might Also Like

8 comments

  1. buset...
    lengkap bener mas :)

    baca artikel ini jadi bikin hilang stigma negatif saya (sebagian) terhadap loki.
    secara, dia itu picik bin licik banget di Thor, TTDW, & AV1.

    sayangnya di AoU ga ada
    semoga aja Loki kembali berperan di AV3 vs Thanos.

    ReplyDelete
  2. Sok ingris lo jemboth bkin artikel. Klo ingris inggris smua klo indone indone semua jan setengah" keorang baru bisa bhs inggris ja lu ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamu juga kalau bikin kalimat pakai bahasa indonesia yang bener. Penulis udah bagus ulasannya, kalau tidak suka ya tidak usah baca.

      Delete
  3. saya baru aja selesai nonton thor ragnarok dan langsung terkesima dengan karakter loki. karena sebelumnya saya belum pernah nonton thor, jadi nggak tau loki seperti apa sebelumnya (karena itu ngesearch di google dan sampailah ke artikel ini) daaannn... karakter yang digambarin penulis sesuai banget sama yang saya pikirkan..

    dalam film thor ragnarok, saya tidak bisa melihat seseorang yang jahat dalam diri loki, justru saya melihat rasa sayang seorang adik ke kakaknya. meskipun menyebalkan dan selalu berbuat ulah, tapi dia tidak bisa berbohong bahwa dia sayang kakaknya. digambarkan dengan sangat natural sehingga seketika loki menjadi tokoh favorit saya.
    gemeess suka sama lokii <3

    ReplyDelete
  4. Analisis yang sangat bagus. Tolong di ulas lagi tokoh loki di film yang terbaru.

    ReplyDelete
  5. Tonton dong yg thor ragnarok, saya mau baca ulasan nya

    ReplyDelete
  6. Tonton dong yg thor ragnarok, saya mau baca ulasan nya

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!