Saya baru saja menyelesaikan perjalanan 2hari 1malam saya di Solo. And thanks to Adelia Kartikasari yg sudah membuat saya mendapatkan weekend yg bener2 saya cari :)
Awalnya saya ga berencana liburan kemanapun, termasuk ke Solo. Saya cuma iseng2 buka web jogjaupdate buat nyari event yg sesuai dengan hobby saya dan yg gratisan tentunya :p. Dari web jogjaupdate itu kemudian saya liat program Jerman-indonesia atau yg di singkat Jerin. Program tersebut adalah program utk memperingati 60tahun hubungan indonesia dan jerman. Didalam program itu ada byk program yg SANGAT sesuai dengan kegemaran saya yaitu: berhubungan dengan negara favorit saya (Jepang atau Jerman) dan yg kedua GRATIS.
![]() |
| di iklan JJ Royal Coffee |
Jadilah saya berangkat ke Solo, walaupun sempet terjebak jadwal Prameks yg bikin saya menunggu DUA JAM di stasiun lempuyangan dan terjebak di rush hour sehingga saya harus BERDIRI SATU JAM di kereta sampe stasiun Balapan Solo, tapi semua terbayar manis dengan konser yang manis.
Iskandar Widjaja-Hadar and The Concert:
Mengambil tempat di gedung Auditoriun ISI Surakarta, Konser Oliver Kern/Iskandar Widjaja dimulai pukul 20.00 WIB.Awalnya smpet agak kecewa juga, karena nggak dapet booklet yg berisi program acara, dan panitia yg ditanyain waktu itu istilahnya "nggak banget" dalam melayani tamu.. Acara dibuka dengan pidato yg cukup "memakan waktu" dari para petinggi ISI dan dubes Jerman untuk Indonesia yg bercerita bahwa guru piano pertama dari Kern ini adalah wanita Indonesia (tuh kan, sesuai dengan tema Jerin, makanya Kern dibawa dalam konser ini) serta diikuti penyerahan cinderamata. Konser ini juga dihadiri oleh bp walikota solo (sayangnya saya nggak liat mobil Kiat Esemka diparkiran). Setelah itu barulah konser dimulai. Yang bikin saya agak mengernyitkan dahi adalah ketika MC justru baru mengumumkan aturan untuk mematikan handphone SETELAH si Pianist duduk dengan nyaman dikursi piano dan siap memulai permainannya. Sepertinya Bp Oliver Kern sempet "kaget" waktu itu.
Sebelumnya mulai bermain piano Kern sudah menjelaskan terlebih dahulu ttg lagu2 yg akan dibawakan. Saya ngga begitu hafal. Pokoknya ada composer kenamaan favorit Kern seperti Brahms, Beethoven, Schumman, Franz Liszt, Debussy. Beliau banyak bercerita mengapa ia menyukai komposer2 tersebut, diantaranya karena lagu2 mereka less "polyphonic" dibandingkan Bach (and I agreed about this part), dan manceritakan bahwa gamelan sedikit mempengaruhi lagu Debussy serta berbagai cerita yg saya nggak terlalu paham karena terlalu dalam di dunia musik klasik ^^; (saya kan cuma suka denger aja, kurang ngerti sejarahnya)
![]() |
| Penampilan Oliver Kern yg penuh emosi (sorry kualitas kamera jelek) |
Setelah itu di selingi dengan istirahat. buat tamu VIP sih enak, ada konsumsinya. Buat saya ya cuma waktu buat stretching2 aja.
Sesi kedua ini lah yg saya sangat tunggu.
![]() |
| Iskandar Widjaja menceritakan ttg lagu yg akan dibawakan |
Saya ngga bisa banyak berkomentar soal Iskandar Widjaja, menurut saya dia muda, talented, good-looking and amazing! Selama ini saya cuma tau violis2 seperti Vanessa Mae dan Bond, tapi baru kali ini saya terkesima sama pemain biola! Cara mainnya itu sangat berapi2, badannya ikut bergerak2 sesuai dengan emosinya, dan bahkan kita bisa melihat ekspresinya yg berubah2 sesuai dengan ekspresi tiap lagunya. Jadinya saya ikut kebawa emoosi lagunya. Belum lagi ekspresinya itu bener2 manis! Dari jauh saya sudah bisa melihat bahwa "he is really handsome". Ditambah lagi jari2nya lentik banget. Dia bener2 main all-out sampe benang2 stocknya byk yg putus.
Iskandar Widjaja bermain sekitar 30menit membawakan tiga lagu duet dengan Kern. Lagu yg pertama berjusul "Scheherzo" (do I write it right? I don't really know the song ^^;). Yang kedua saya ngga inget judulnya tapi Iskandar bercerita bahwa lagu ini menggunakan teknik yg sangat khusus dan susah, dan memang sangat keren ketika dia memainkan lagunya. Yang terakhir adalah lagu berjudul Gypsy --sesuatu-- yg nggak kalah keren juga. Cuma lagi2 ada sesuatu yg bikin saya sebel, (lagi2) si MC mengumumkan rangkaian acara sudah selesai pada saat Widjaja/Kern masuk ke backstage utk mempersiapkan lagu ke tiga. Dan itu uncomfortable banget. Kern dan Widjaja (seolah2) buru2 keluar lagi. Widjaja langsung menghampiri stand mic dan bilang "Belum selesai". Bener2 uncomfortable, sekaligus sayang sekali karena kata2 bahasa Indonesia satu2nya dari Iskandar Widjaja adalah justru kata "belum selesai" itu.
![]() |
| bersama pak Walikota, pak Dubes, pak rektor ISI dan jajarannya |
![]() |
| my fist photo with Iskandar Widjaja |
Kemudian saya gantian motretin utk temen saya Adel, tapi dia ngga sempet mendekat karena banyak cewek2 yg buru merapatkan badannya ke Iskandar without saying anything.
![]() |
| Diajak foto lagi di tengah panggung |
![]() |
| nggak bisa diem kalo difoto ya? |
![]() |
| teman saya Adelia (paling kiri) |
![]() |
| Iskandar Widjaja - dari jauh |
Sekedar informasi: Iskandar Widjaja kelahiran 1986, lahir di Berlin dan bersekolah di Universitas di Berlin. Bodinya oke banget (ideal banget lah menurut saya :p). And trust me, dia kelihatan lebih ganteng kalo diliat langsung pas lagi senyum ato ketawa (sorry, kamera hape tradisional, jadi ngga bisa menangkap ketampanan :p). Melting langsung deh....
More info? check this out Iskandar Widjaja
(bersambung ke part II)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




.jpg)
2 Comments
hai. ajak dong ndik keliling jogja.. akuh ngga ada gawe dirumah. haha
ReplyDelete*bahasa sms
gile terahir nonton konser ato resital kapan ya akuh.. pas studio 4 tahun lalu, nonton paragitanya UI.
ajakin akuh ndiik.
cope= 085719364201
Aaa si ganteeng *melted
ReplyDeleteHehe lima tahun lalu saya juga pernah nonton recital-nya si Iskandar ini. Keren yah. Selain karena tampangnya yg *ehem* emang cakep, mainnya juga oke banget. Bikin kagum sekaligus bikin minder gw yg juga pemaen biola *hiks*
Mari berbagi pengalaman dan pendapat disini ya!