Fall in love with : Solo and Iskandar Widjaja-Hadar (part 2)

7:41:00 PM


OKe oke! di part sebelmnya saya sudah bercerita pjg dan lebar ttg bagaimana saya bisa "nyasar" ke Solo dan langsung jatuh hati sama Pebiola keren Iskandar Widjaja-Hadar. Sekarang saya mau cerita ttg "ada apa di Solo".

Jalan raya banjir sepeda dan pejalan kaki
Sebenernya saya cukup sering bolak-balik Solo-Jogja buat maen, jadi udah ngga terlalu asing, (walaupun kuliner belum dicoba semuanya sih..). Cuma ada satu hal yg pingin aku liat di Solo, karena kebetulan sya melewatkan minggu pagi di Solo, ngga ada salahnya mampir ke lokasi "car free day" di Solo, yaitu di sepanjang jalan utama, Jl. Slamet Riyadi. Siapa yang ngga tau??



langsung nyepeda begitu bangun tidur ^^;
Jl. Slamet Riyadi ini bisa dibilang jalan utama di Solo. Kalo masuk Solo pasti kita melewati jalan besar ini. Jalan ini terus berlanjut hingga ke Pusat Grosir Solo (PGS) atau Pasar Beteng (tapi saya ngga tau apa nama jalannya sudah bukan jl. slamet riyadi. pokoknya kalo jl slamet riyadi diterusin, pasti sampe PGS). Nah, lokasi car free day di Solo ini nggak tanggung2, mulai dari PGS sampe depan stasiun Purwosari! Kira2 ada 4 perempatan yg kita lewati kalo menelusuri jalan ini. Saya cukup kagum dengan komitmen walikota Solo, karena ini bukan rute yg pendek yg dijadikan car free day ini, apalagi jalan2 tersebut juga cukup ramai karea notabene termasuk jalan besar utama. Bahkan di ruas jalan ini juga lah Solo Grand Mall (SGM) terletak. Pada kesempatan kali ini saya BERSEPEDA menelusuri ruas jalan ini!

senam
wall climbing di tengah jalan raya!
Pagi-pagi main catur
Sepeda fitnes ditengah jalan
Car free day ini berlangsung dari pagi sekitar jam 6 sampe jam 9 saja. Soal ramenya? wuiihh, luar biasa. Orang2 tumpah ruah dijalanan. ada yg Jogging, jalan2, sepedaan, senam, skating, dan banyak hal lain. Yang banyak ditemui antara lain adalah kelompok senam. Nggak tanggung2, mereka senam di tengah jalan. Mulai dari senam biasa, sampe senam aliran Tai Chi atau semacamnya. Ada juga yang mengadakan olahraga sepeda di tengah jalan (sepeda fitnes lho, bukan sepeda beneran), lengkap dengan instrukturnya.

Ngga cuma senam, segala macem cabang olah raga tumpah ruah di sepanjang jalan ini. Mulai dari ping-pong, panjat tebing, sepakbola (banyak bgt anak2 yg main sepak bola cuma modal sandal sama bola plasti), voli (yg ini agak bahaya kalo kena bolanya), sampe olah raga otak alias catur! Beberapa jenis martial arts seperti latihan double-stick dan karate (atau tae kwon do saya nggak tahu bedanya ^^;) juga ada disini.

Perempatan yg rame karena ada pagelaran seni SD
Beberapa sekolah juga memanfaatkan acara car free day ini utk menggelar semacam panggung seni untuk siswa-siswi mereka. Rata-rata mereka menampilkan band dari siswa-siswinya. Ada juga sekolah yang mengambil ruas jalan begitu panjang untuk menampilkan siswa siswi mereka baik di bidang seni maupun oleh raga dan bela diri. Nice agenda!

Salah satu SD yang menggelar pertunjukkan
latihan bela diri anak2 SD








penampilan sanggar seni dari Sukoharjo
Pertunjukkan seni bisa kita temukan di sepanjang jalan. Salah satunya adalah pertunjukkan yang ditampilkan oleh sebuah sanggar dari Sukoharjo. Mereka menampilkan gamelan lengkap dengan sinden atau penyanyinya. Saya terkesima dengan sanggar ini, karena mereka masih sangat muda2, namun tidak malu utk menampilkan sajian pagelaran budaya yg mulai ditinggalkan orang2. Salut lah! Tidak hanya diiringi gamelan, mareka juga menampilkan musik dengan alat penumbuk padi juga. Selain sanggar ini, maskapai Garuda Indonesia juga menggelar panggung kecil yg menyajikan seorang penyanyi dengan suara yg mirip dengan Iwan Fals, yg menyanyikan lagu2nya Iwan diiringi dengan semacam pantomim.
promo Solo Batik Carnival

Di sepanjang jalan ini juga banyak penjual makanan dan minuman. nggak perlu bingung kalo ditengah jalan kelaperan atau haus. Saya berencana makan juga, tapi berhubung perut saya lagi nggak beres, akhirnya saya ngga jadi mampir. Salah satu menu yg saya incar adalah Zoup-a-soup (gitu ya tulisannya?), sayangnya ngga sempet nyoba.

catwalk-ing di jalan raya
Di tengah jalan ketika saya mau mengakhiri perjalanan saya, saya liat sekelompok model dengan kostum batik yang cantik2 melintas di pinggir jalan ini utk mempromosikan Solo Batik Carnival! Wuih, boleh banget karya2 yang ditampilkan. Ini baru promosi, belum karnavalnya. ngga kebayang deh betapa meriahnya karnaval batiknya nanti.

teman2 UNS lagi promo
Ternyata saya juga menemui teman2 "sejawat" saya, hehe, teman2 dari FK UNS yg ternyata juga memanfaatkan car free day ini utk melakukan "walk" mempromosikan acara terbaru mereka, UNS Medical Cup (kalo ngga salah namanya gitu). Acaranya mencakup acara olehraga dan lain2.

Capek jalan tapi ngga bawa sepeda?
 Naik ini aja! bisa dikayuh ber4 :p
Happening banget ruas jalan ini. Dan nggak cuma orang olah raga, atau pagelaran seni, tapi juga banyak orang2 yang "sekedar jalan2" saja. Banyak keluarga yang berjalan-jalan bersama, atau yang asik mengajak jalan2 anjing kesayangan. Atau sekedar mau mencoba becak mini atau sepeda yang dikayuh berempat.

Salut deh kota Solo. Solo yang dulu aku kenal sejak masih umur 4 tahun hanyalah kota kecil yg membosankan (nggak punya mall atau tempat asik), sekarang sudah berubah menjadi kota yg bisa memanjakan siapa saja yang berlibur kesitu. Walaupun dekat dan cuma singkat saja, tapi inilah petualangan yang saya cari. Nggak perlu keluar duit banyak, tapi esensinya ada :)

Sampe sekarang pun saya masih excited dengan petualangan saya ini, apalagi ketemu orang beken yang keren yaitu Iskandar Widjaja-Hadar. So, tunggu petualangan berikutnya ya :D

You Might Also Like

0 comments

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!