Fall in love with: Solo and Iskandar Widjaja-Hadar!! (part.1)

10:18:00 PM

Back again!
Saya baru saja menyelesaikan perjalanan 2hari 1malam saya di Solo. And thanks to Adelia Kartikasari yg sudah membuat saya mendapatkan weekend yg bener2 saya cari :)



Awalnya saya ga berencana liburan kemanapun, termasuk ke Solo. Saya cuma iseng2 buka web jogjaupdate buat nyari event yg sesuai dengan hobby saya dan yg gratisan tentunya :p. Dari web jogjaupdate itu kemudian saya liat program Jerman-indonesia atau yg di singkat Jerin. Program tersebut adalah program utk memperingati 60tahun hubungan indonesia dan jerman. Didalam program itu ada byk program yg SANGAT sesuai dengan kegemaran saya yaitu: berhubungan dengan negara favorit saya (Jepang atau Jerman) dan yg kedua GRATIS.

Sebenernya saya ngincer festival film Jerman yg diputer di XXI secara gratis, karena pas liat sinopsis film2 yg diputer, ada film yg menarik perhatian saya. Sayangnya saya telat mengetahui informasi ini, sehingga ketika saya mengontak utk reservasi, ternyata kuota sudah penuh! batal deh :(

di iklan JJ Royal Coffee
Kemudian saya liat bahwa ada event musiknya juga, yg satu musik raggae yg satu klasik. Yang Raggae itu tampil di taman Budaya Yogya (TBY) hari sabtu lalu (28/01), bersamaan di waktu itu, di Solo ada resital piano klasik. Berhubung saya ngga suka raggae, jadi saya cari tahu yg klasik. Pemain pianonya adalah Oliver Kern (saya nggak tau itu siapa, tapi kalo soal musik klasik, asal dari Eropa pasti saya tertarik--apalagi Jerman!). Sebenernya yg lebih menarik perhatian saya adalah nama Iskandar Widjaja yg turut mendampingi Oliver Kern. Usut punya usut ternyata Iskandar Widjaja adalah orang Jerman berdarah Indonesia, makanya ikut dibawa dalam konser ini karena sesuai dengan tema Jerin. Kebetulan sekali saya penasaran sama Iskandar Widjaja semenjak dia muncul di iklan JJ Royal Coffee itu. Gaya maen biolanya itu luar biasa dan dia muda serta mukanya....hmm, cukup berseni.

Jadilah saya berangkat ke Solo, walaupun sempet terjebak jadwal Prameks yg bikin saya menunggu DUA JAM di stasiun lempuyangan dan terjebak di rush hour sehingga saya harus BERDIRI SATU JAM di kereta sampe stasiun Balapan Solo, tapi semua terbayar manis dengan konser yang manis.

Iskandar Widjaja-Hadar and The Concert:

Mengambil tempat di gedung Auditoriun ISI Surakarta, Konser Oliver Kern/Iskandar Widjaja dimulai pukul 20.00 WIB.Awalnya smpet agak kecewa juga, karena nggak dapet booklet yg berisi program acara, dan panitia yg ditanyain waktu itu istilahnya "nggak banget" dalam melayani tamu.. Acara dibuka dengan pidato yg cukup "memakan waktu" dari para petinggi ISI dan dubes Jerman untuk Indonesia yg bercerita bahwa guru piano pertama dari Kern ini adalah wanita Indonesia (tuh kan, sesuai dengan tema Jerin, makanya Kern dibawa dalam konser ini) serta diikuti penyerahan cinderamata. Konser ini juga dihadiri oleh bp walikota solo (sayangnya saya nggak liat mobil Kiat Esemka diparkiran). Setelah itu barulah konser dimulai. Yang bikin saya agak mengernyitkan dahi adalah ketika MC justru baru mengumumkan aturan untuk mematikan handphone SETELAH si Pianist duduk dengan nyaman dikursi piano dan siap memulai permainannya. Sepertinya Bp Oliver Kern sempet "kaget" waktu itu.

Sebelumnya mulai bermain piano Kern sudah menjelaskan terlebih dahulu ttg lagu2 yg akan dibawakan. Saya ngga begitu hafal. Pokoknya ada composer kenamaan favorit Kern seperti Brahms, Beethoven, Schumman, Franz Liszt, Debussy. Beliau banyak bercerita mengapa ia menyukai komposer2 tersebut, diantaranya karena lagu2 mereka less "polyphonic" dibandingkan Bach (and I agreed about this part), dan manceritakan bahwa gamelan sedikit mempengaruhi lagu Debussy serta berbagai cerita yg saya nggak terlalu paham karena terlalu dalam di dunia musik klasik ^^; (saya kan cuma suka denger aja, kurang ngerti sejarahnya)

Penampilan Oliver Kern yg penuh emosi (sorry kualitas kamera jelek)
Kemudian Kern mulai bermain. Sekitar 40 menit, Ada 4 lagu yg dibawakan yang terdiri dari beberapa part tiap lagunya. Permainannya sangat keren. Menurut saya Kern ini powerful tapi juga lembut, tiap kali dinamikanya berubah, emosinya seolah2 terasa banget. Suaranya bersih dan nyaring. Entah kenapa saya merasa tekniknya "cool" bgt (walo saya ngga begitu paham juga sih ^^;). Lagu yg kedua sangat manis, sementara di lagu ketiga dia bermain cepat, di lagu keempat mainnya terasa kayak berapi2 gitu (ini pendapat saya pribadi sih). Keren, walaupun sisirannya pak Kern ini agak mengingatkan saya sama (mohon maaf) badut.

Setelah itu di selingi dengan istirahat. buat tamu VIP sih enak, ada konsumsinya. Buat saya ya cuma waktu buat stretching2 aja.

Sesi kedua ini lah yg saya sangat tunggu.

Iskandar Widjaja menceritakan ttg lagu yg akan dibawakan 
Iskandar Widjaja masuk bersama Kern dan mulai menceritakan piece yg akan ia mainkan pertama bersama bp Oliver Kern. As u can expect, he doesn't speak in Indonesia. Ia memainkan tiga lagu, seetiap kali akan memulai piece, pasti diawali dengan cerita dan diakhiri dengan katas "enjoy" plus senyum yg (walaupun saya duduk agak jauh) terlihat manis sekali.

Saya ngga bisa banyak berkomentar soal Iskandar Widjaja, menurut saya dia muda, talented, good-looking and amazing! Selama ini saya cuma tau violis2 seperti Vanessa Mae dan Bond, tapi baru kali ini saya terkesima sama pemain biola! Cara mainnya itu sangat berapi2, badannya ikut bergerak2 sesuai dengan emosinya, dan bahkan kita bisa melihat ekspresinya yg berubah2 sesuai dengan ekspresi tiap lagunya. Jadinya saya ikut kebawa emoosi lagunya. Belum lagi ekspresinya itu bener2 manis! Dari jauh saya sudah bisa melihat bahwa "he is really handsome". Ditambah lagi jari2nya lentik banget. Dia bener2 main all-out sampe benang2 stocknya byk yg putus.

Iskandar Widjaja bermain sekitar 30menit membawakan tiga lagu duet dengan Kern. Lagu yg pertama berjusul "Scheherzo" (do I write it right? I don't really know the song ^^;). Yang kedua saya ngga inget judulnya tapi Iskandar bercerita bahwa lagu ini menggunakan teknik yg sangat khusus dan susah, dan memang sangat keren ketika dia memainkan lagunya. Yang terakhir adalah lagu berjudul Gypsy --sesuatu-- yg nggak kalah keren juga. Cuma lagi2 ada sesuatu yg bikin saya sebel, (lagi2) si MC mengumumkan rangkaian acara sudah selesai pada saat Widjaja/Kern masuk ke backstage utk mempersiapkan lagu ke tiga. Dan itu uncomfortable banget. Kern dan Widjaja (seolah2) buru2 keluar lagi. Widjaja langsung menghampiri stand mic dan bilang "Belum selesai". Bener2 uncomfortable, sekaligus sayang sekali karena kata2 bahasa Indonesia satu2nya dari Iskandar Widjaja adalah justru kata "belum selesai" itu.

bersama pak Walikota, pak Dubes,
pak rektor ISI dan jajarannya
Konser selesai kira2 pukul 22.30. Penonton sudah bubar tapi saya tetep didalam. Kebiasaan saya, habis konser klasik, tunggu di dalam. TUNGGU DI DALAM DAN CARI KESEMPATAN BUAT FOTO BARENG! Gyahahahahaahhaha... Awalnya sempet agak kecewa karena pemainnya kok enggak keluar lagi ya? tapi ternyata rombongan walikota dan dubes juga mau foto bersama dengan para artis, jadilah pemain itu keluar lagi dan mereka foto diatas panggung. Setelah sesi foto selesai, saya liat ada dua cewek yg ngejar keatas panggung. Sya juga ga mau kalah, ikut naek panggung juga. Ternyata yg saya kejar, kakak Iskandar Widjaja udah keburu masuk backstage lagi. Jadilah orang2 foto sama Kern, tapi berhubung saya ngga tertarik, yah saya tetep nunggu Widjaja.



my fist photo with Iskandar Widjaja
Syukurllah beberapa saat kemudian Widjaja keluar lagi. Dua cewek yg lebih dulu naik itu buru2 mepet ke Iskandar Widjaja dan buru2 foto WITHOUT SAYING ANYTHING. I think it's (a lil') rude. Setelah dua mbak itu pergi dan sebelum tambah rame, saya buru2 mendekati Iskandar, SHOOK HIS HAND, introducing my self and Ask for photograph! Luar biasa ternyata dia ramah banget. Berhubung saya melakukan approach yg baik, kakak Iskandar Widjaja juga ngga ragu2 utk "lay his hand on my shoulder" (Which he didn't do to other people) dan merangkul saya. Dia bahkan menawarkan saya utk foto ditempat yg cahayanya lebih terang lagi. Well, I am not a rude-type fan, treat me nice, yo!. Jadilah saya dirangkul dua kali utk foto bareng. Cukup lama saya pose dan senyum, tapi ternyata temen saya Adel cuma moto dua kali. Sayang banget.... And I shook his hand again and say thank you.

Kemudian saya gantian motretin utk temen saya Adel, tapi dia ngga sempet mendekat karena banyak cewek2 yg buru merapatkan badannya ke Iskandar without saying anything.

Diajak foto lagi di tengah panggung
nggak bisa diem kalo difoto ya?
teman saya Adelia (paling kiri)
Setelah itu panitia (si mas "nggak banget" yg sebelumnya sudah saya tanyain soal booklet) nyuruh kita bubar dan buru2 membawa Iskandar Widjaja karena katanya masih ada acara lain. Tetep aja si mas itu nggak banget. bener2 nggak banget kelakuannya sebagai panitia. Yang saya suka dari Kakak Iskandar, walaupun dia (sepertinya) capek dan bingung dengan banyaknya cewek2 yg minta foto, tapi dia masih aja bisa becanda sama orang2 yg nggak dia kenal itu (cewek2 yg minta foto). Dia ramah banget. Yang saya ngga suka cuma satu: dia ngga bisa berhenti bergerak kalo lg difoto. Dan yang saya sesalkan adalah: baik kamera hape saya dan kamera hape temen saya Adelia nggak ada yg oke buat foto, padahal kami ngga punya kamera poket atau SLR....

Iskandar Widjaja - dari jauh
Yang pasti saya senang sekali. Jantung saya berdetak sangat cepat dan sangat excited rasanya. Terakhir saya merasa begitu excited adalah ketika saya ketemu rombongan pelajar dari Jepang sekitar 4 tahun yang lalu. Senang rasanya rasa itu muncul lagi setelah sekian lama. dan saya sekarang sepertinya ketagihan dengan sensasi itu. Jadi kapan ada konser lagi????

Sekedar informasi: Iskandar Widjaja kelahiran 1986, lahir di Berlin dan bersekolah di Universitas di Berlin. Bodinya oke banget (ideal banget lah menurut saya :p). And trust me, dia kelihatan lebih ganteng kalo diliat langsung pas lagi senyum ato ketawa (sorry, kamera hape tradisional, jadi ngga bisa menangkap ketampanan :p). Melting langsung deh....

 More info? check this out Iskandar Widjaja



(bersambung ke part II)

You Might Also Like

2 comments

  1. hai. ajak dong ndik keliling jogja.. akuh ngga ada gawe dirumah. haha
    *bahasa sms

    gile terahir nonton konser ato resital kapan ya akuh.. pas studio 4 tahun lalu, nonton paragitanya UI.
    ajakin akuh ndiik.

    cope= 085719364201

    ReplyDelete
  2. Aaa si ganteeng *melted
    Hehe lima tahun lalu saya juga pernah nonton recital-nya si Iskandar ini. Keren yah. Selain karena tampangnya yg *ehem* emang cakep, mainnya juga oke banget. Bikin kagum sekaligus bikin minder gw yg juga pemaen biola *hiks*

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!