Falsafah Dibalik Suksesnya Jepang: BUSHI NO KOKOROE

6:10:00 AM

Hari ini aku ngobrol sama seorang Jepang. Tiba2 dia menceritakan ke aku kalo dia ngga suka sama Chugoku jin alias orang Republik Rakyat Cina. Mungkin temen2 yang tahu sedikit banyak ttg jejepangan pasti tau juga kalo emang dari jaman jelek (jaman dulu gitu) orang jepang emang nggak suka sama orang RRC (pernah menjajah juga). Tapi menurut si narasumberku ini, dia tuh sebel sama orang RRC gara2 apa coba tebak...... gara2 orang RRC itu sukanya ngaret, ngomongnya nggak sopan, trus nyebelin aja gitu. Kebetulan di kampusnya dia banyak orang RRC yg belajar disitu soalnya. Dan berhubung si narasumber ini bekerja di bidang "stock" and "market", nambah lagi deh satu lagi alasan kenapa dia nggak suka sama RRC, soalnya barang2 buatanya RRC tu murah sekaligus murahan alias cepet rusak!

Nah berangkat dari situ kemudian muncul berbagai pikiran. Apakah orang Jepang ngga pake produk China karena alasan mereka "nggak suka" atau murni karena "kualitasnya jelek". Trus akhirnya si dia cerita panjang dan lebar ttg Jepang. Yang dibahas disini kebetulan adalah sektor elektronik. Menurut dia, negara dengan kekuatan elektronik (komputer) yang paling kuat seAsia adalah Korea, Jepang, dan India! bukan Cina. Alasannya adalah karena teknologi yang dikembangkan di Korea dan India adalah sama dengan Jepang. Jepang lah sumber dari ilmu teknologi itu. Makanya orang Jepang lebih terbuka terhadap produk Korea, karena mereka berpikir bahwa itu adalah bagian dari teknologi mereka. Beda dengan Cina yang negara Kyousan Shugi alias communism. Menurut dia Cina itu tidak "banyak uang" tapi memproduksi barang banyak sekali, sehingga bisa dibayangkan kalo kualitasnya gimana (soalnya modalnya kecil), berbeda dengan Jepang yang memproduksi sedikit, tapi berkualitas (ini menurut dia lho....). Tapi itu diimbangi dengan kenyataan bahwa RRC itu hebat sekali dibidang "SALES".

Trus kenapa kekuatan yang ketiga adalah India???? Aku juga kaget banget waktu dia bilang INDO-jin (artinya: sebutan utk orang india, bukan orang indonesia!). Dia bilang Indo jin itu teknologinya maju banget. Ternyata emang kalo kita perhatikan, MAYORITAS pekerja di industri elektronik Jepang justru BUKAN orang jepang, melainkan orang India! Dari situ mereka mengadopsi teknik, kemudian dikembangkan di India. Aku ngga begitu percaya sih, tapi kenyataan di Jepang seperti itu. Kualitas India termasuk bagus. Pekerja Indonesia juga banyak yang ada di jepang, tapi sangat sedikit dari mereka yang MAU dan BISA menyerap ilmu itu untuk DIKEMBANGKAN DI NEGARANYA SENDIRI. Mungkin karena dukungan dari pemerintah kita sendiri yang kurang adekuat.

Muncul lagi deh pertanyaan, bagaimana dengan harga barang2 di Jepang? Mana alat elektronik yg lebih murah? dia bilang jelas buatan Negerinya sendiri (negara Jepang) adalah yang paling.........MAHAL! Buatan Korea dan negara lain jelas lebih murah walaupun kualitasnya hampir sama. Soalnya, Jepang hanya mau memproduksi bahan baku inti saja (misalnya microchip utk komputer) yang kemudian dieksport dan diproduksi secara massal oleh negara lain. Misalnya microchip utk keyboard yang dikembangkan di Jepang dari adopsi teknologi Amerika, kemudian di jual ke Korea, kamudian Korea lah yang nantinya akan memproduksi keyboard. Sementara barang jadi (terutama elektronik) di Jepang produksinya sangat sedikit, sehingga harganya mahal! Coba deh cek barang2 elektronik yang bener2 asli made in Japan dan bener2 dirakit di Jepang (bukan merk Jepang tapi rakit di malaysia lho!) pasti harganya MUAAHAAAL.

Tapi apakah pernah kita melihat orang Jepang pake produk Korea? Disini yang menarik, jawabannya adalah TIDAK SAMA SEKALI. Dalam budaya mereka, mereka mengenal istilah "Bushi no Kokoroe". Aku ngga tau arti harafiahnya apa, tapi itu semacam motivasi untuk selalu BANGGA PADA DIRI SENDIRI. Dan istilah itu sudah dikenal semenjak ZAMAN SAMURAI! sejak jaman perang berpedang itu sudah ada istilah harus bangga pada diri sendiri (makanya trus muncul tradisi2 seperti harakiri kali ya?). Yang inti dari istilah itu adalah "KALO KITA PUNYA BARANG BAGUS, MAKA GUNAKANLAH! KALO KITA PUNYA BARANG RUSAK MAKA BENAHI! KALAU KITA NGGAK PUNYA, MAKA BUATLAH!". Sumpah aku kagum banget sama istilah ini yang sudah mendarah daging dalam budaya mereka. Inilah yang membuat Jepang itu kuat sekali. Narasumberku itu mengakui kalo HP buatan Korea itu bagus dan harganya reasonable, tapi waktu aku tanya dia pingin ganti ato nggak, dia bilang walo HP Jepang itu mahal, dia bakal tetep make HP Jepang. Selain karena "Bushi no Kokoroe" itu tadi, mereka juga tipikal orang yang LOYAL yang suka sekali sama barang yang awet (bisa dipake lama), sehingga mereka lebih suka produk dalam negeri yang kualitasnya terjamin, punya jaminan garansi yang jelas dan toko reparasi yang tepat. Sehingga mereka ngga takut dengan "barang cepet rusak" seperti produk negara lain.

Aku ngga ngerti masalah gini2an sih, tapi aku bener2 kagum dengan sifat Bushi no Kokoroe itu tadi. Pantes aja orang jepang kuat banget, karena masyarakat juga mendorong negaranya. Sayangnya sekarang di Jepang sedang ada krisis ekonomi, lantaran harga dollar jatuh sementara partner bisnis paling berpengaruh di Jepang adalah Amerika. Jadi mereka semacam kebingungan gitu begitu dollar merosot dan daya beli Amerika terhadap "produk dan jasa" Jepang menurun.

Disuruh ngomongin panjang lebar soal ekonomi kemudian narasumberku kecapean, maklum, bahasa Jepangku kan dangkal gitu, banyak kosakata yang aku ngga ngerti jadi dia harus menjelaskan berulang2. Tapi aku sungguh senang dengan percakapan satu jam hari ini.

Oia, ini cuma percakapan kami aja lho, mungkin ada bbrp hal yg kurang tepat (karena dangkalnya ilmu bahasa Jepang saya), yang pasti, patut kita renungkan--> MANA BUSHI NO KOKOROE ORANG INDONESIA??

You Might Also Like

4 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Setuju, tapi

    gantungan hape berbentuk objek2 budaya tradisional jepang yang kudapatkan dari Jepang itu

    made in vietnam. LOL.

    ReplyDelete
  3. masalah india, memang sekarang cina dan india menjadi kekuatan baru Asia, sampe nama mereka digabung jadi Cindia. hahaha.
    dan lagi, kuliah di India itu pake bahasa inggris. semacam kita kalah.
    iklim investasi dan bisnis di india kayaknya juga lebih baik dr indonesia. nyatanya banyak pabrik2 asal AS dan eropa yg outsourcing di india buat bikin komponen produk atau layanan jasa mereka. kita?
    bisa dijawab sendiri lah ya..
    *kenapa jadi nyasar kemana-mana*

    ReplyDelete
  4. Azam: iya, kata si teman jepangku itu juga begitu. Barang2 suvenir gitu yg bener2 ASLI jepang itu mahal bgt (kmgkinan yg made in vietnam itu lebih murah, makanya turis lbh suka)

    Kinkin: woaahh,,,senangnya mbak kinkin mampir kesini!! Iya aku kaget bgt soal India itu. Padahal setauku mereka tuh semacaam indonesia gitu tapi lebih parah. tp ternyata disatu sisi mereka punya kelebihan yg keren bgt.

    so, mana Bushi no Kokoroe kita?

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!