Shopping in Japan: How to satisfy your shopping habit!

4:36:00 AM

Balik lagi ngeblog. Hisashiburi desu ne!!

Lama tak berjumpa, akhirnya setelah mengumpulkan segenap kemauan, maka saya kembali menulis! Adakah yang mengira saya sibuk sekolah kemudian ngga sempat ngeblog? Salah besar. Yang ada adalah saya terlalu sibuk terlena dengan kota Kobe, negara Jepang, dan orang Jepang yang begitu unik sehingga saya jadi malas menulis blog! Hahaha

Tapi sebagai blogger, saya bakal mengembalikan rutinitas saya menulis demi para pembaca blog sekalian! Kali ini saya bakal menuliskan sesuatu yang menyenangkan sekali buat para wanita penyuka belanja diluar sana! Lebih tepatnya wanita penyuka belanja yang ngga mau kehilangan terlalu banyak uang untuk belanja, seperti saya. Nahlho, gimana tuh maksudnya?

Simak terus posting saya :)

First of all, saya bukan shopaholic lho... cuma cewek biasa yang kalo liat barang bagus rasanya pingin beli daripada kepikiran terus. hehehe. Apalagi kalo di jalan, di majalah, atau bahkan di manekin depan toko ada produk yang kelihatan keren, rasanya pingin langsung memiliki. Di Jepang, kalo kita punya kebiasaan begitu, agak mengkhawatirkan isi kantong kayanya. Berhubung saya ini orang udik yang datang ke negeri impian, saya sempat terjebak dalam kebiasaan seperti demikian. Kadang saya jadi ngga hati-hati dalam berbelanja. Padahal, kalo kita tahu triknya, kita bisa memilikinya dengan tetap bijaksana dalam penggunaan uang.

Dan, apa sih rahasianya???

of course, SALE SEASON



Ini khusus untuk kamu yang hobby shopping baju or any fashion item lah ya. Dan penting banget untuk para fashionistah (or fashionista wanabe jadi-jadian) yang duitnya pas-pasan kayak saya. Disini, prinsipnya, kalo kamu mau one-step-ahead as a fashionista, kamu emang harus siap kocek besar. Maksudnya gimana?

Beda dengan Indonesia yang musimnya gitu-gitu aja, fashion disini lebih beragam karena 4 musim yang dimilikinya. Tiap musim punya style dan collection tersendiri. Setiap ganti musim, item fashion yang dijual akan berubah drastis. Misalnya di musim semi, toko-toko bakal menjual outerwear yang kece2, begitu memasuki musim panas, toko akan menjual baju-baju berkain tipis, anti keringat dan anti UV, memasuki musim gugur toko akan menjual outerwear dan knitwear, dan seterusnya. Tentunya kita akan butuh item-item ini untuk menyesuaikan dengan cuaca tentunya. Tapi, buat fashionista, nilai pakaian ini bukan sekedar untuk menyesuaikan cuaca, tapi juga untuk stay ahead in fashion, jadi, begitu toko mulai mengganti season pakaiannya, mereka akan langsung belanja dan mengganti style mereka sesuai musim. Nah, kalo toko pakaian baru saja mengganti style pakaian mereka, inilah momen dimana pakaian2 paling mahal harganya! Trust me.

Trus kapan saya bisa beli?
Tunggu aja beberapa minggu. Di Jepang, ada yang namanya mid season sale. Di mid season sale ini, harga baju-baju yang lg hot item bakal di sale, discountnya biasanya ngga lebih dari sepertiga. Kalo pingin stay ahead tapi dengan harga yang lebih murah, yah inilah saatnya belanja. Memasuki autumn ini, di toko retail yang paling terjangkau favorit saya, mereka mengadakan mid season sale kira-kira 3 minggu setelah masuk bulan autumn. Baju yang tadinya mereka jual seharga 3000yen rata-rata diturunkan jadi 2000Yen.

Outerwear ini adalah salah satu item yang saya beli saat spring mid season sale. Harganya sekitar 2000yen-an.
Resiko jika belanja saat mid season adalah suka samaan sama orang. Beda ketika kita belanja di awal musim, belum pasaran, istilahnya hehehe. Tapi kalo saran saya, kalo udah jatuh cinta sama satu item, segera di beli, soalnya kadang stok barang itu cepat habis, apalagi orang jepang ini termasuk konsumtif. Bakal lebih nyesel lagi kan?
Untungnya outerwear ini buru2 saya beli, karena habis itu nggak keluar lagi barangnya

Apakah saya akan beli?
Kalo saya, tunggu lagi!! Mid season sale masih belum saatnya (kecuali kamu butuh banget atau kamu jatuh cinta banget). Mari menunggu lagi yang namanya SEASON SALE! Nah, kalo season sale ini, harga yang ditawarkan bisa tinggal separuhnya! Asik kan??? Kerugiannya cuma satu, ngga bisa one-step-ahead sebagai fashionista. Season sale biasanya diadakan di tengah-tengah musim soalnya. Tapi kalo buat saya, fungsi lebih penting dari pada penampilan sih, walaupun penampilan bobotnya juga berat. hehehe. Ini berlaku untuk item fashion from head-to-toe lhoo.

Season sale time! Discount up to 50-70%
This is the moment!
Salah satu tanda memasuki season sale:
Banyak tenant yang buka lapak diluar tokonya, ditengah jalan, dengan banner diskon gede-gede
Abaikan bapak gondrong ini ya, yang saya maksud tuh dagangan yang dibelakangnya si bapak ^^
Salah satu item yang saya beli waktu season sale. Harga aslinya diatas 1000yen, tapi di sale jadi 599yen tax included

Item dari season sale musim panas saya. Penting banget buat beli kaos kaki musim panas. 599Yen aja dapet 6 pasang :)
Untuk masalah ini, lebih kearah fungsi ya, fungsi.
Setelah season sale ada apalagi?
Setelah season sale, biasanya harganya akan tetap segitu. ada beberapa item yang akan semakin turun harganya. Biasanya terjadi 2 minggu sebelum ganti bulan ke bulan musim yang lain. Beberapa item yang stoknya tidak habis terjual (biasanya hot item, tapi sizenya yang extra large atau malah extra small gitu yang sulit kejual), kadang akan tetap dijual di musim berikutnya sebagai off-season item. Harganya? Bisa jadi murah banget, bisa untuk oleh-oleh. Hahaha
Satu rahasia lagi, barang off season tahun lalu, kadang suka di jual lagi di akhir musim sebelumnya. Saya pernah mengamati di beberapa toko, ada yang mengeluarkan stok autumn outerwear tahun lalu mereka di akhir musim panas, dan di jual dengan harga yang sangat reasonable. Sayangnya saya ngga sempet beli karena sibuk acara :(

Salah satu barang off-season yang saya beli. Sweater untuk spring, tapi saya belinya di sehabis season sale, lebih tepatnya saat toko mulai mendisplay baju season berikutnya. Aslinya harganya 1000yen lebih, saya beli cuma 390yen. Kerugiannya: ngga bisa dipake soalnya cuacanya udah mulai panas! Namanya juga off season.
Satu pesen penting, kalo udah suka sama satu item, apalagi pas lagi di sale, meskipun masih di mid season sale, langsung beli aja. Karena stoknya bisa cepat habis, atau size kita uda ngga ada. Kalo kelewatan salenya, maka harga akan kembali ke harga semula di hari berikutnya, dan harus nunggu season sale, padahal belum tentu barangnya masih ada pas season sale. So, jangan nunggu terlalu lama juga, orang jepang cukup konsumtif dalam hal fashion. Apalagi kalo emang ngga punya barangnya, misalnya winter tapi nggak punya winter jacket, ngga usah nunggu sale lah, entar keburu mati beku!

Sekali lagi, kembalikan kepada tujuan kita belanja, kalo hanya untuk oleh2 atau untuk senang2, ya nunggu sale aja ;)

Kalo untuk barang lain, misalnya elektronik, empat musim ngga terlalu pengaruh sih, kecuali untuk barang2 seperti heater, kipas angin, yang season-related. Kalo elektronik, harganya akan sangat jatuh kalo sudah ada model baru dateng. Percayalah, orang jepang itu penggila elektronik model baru, meskipun harganya mahal, kalo itu model baru dan bermanfaat, mereka bakal langsung meninggalkan yang lama dan berbondong2 beli yang baru.

Rahasia kedua:
CLEARANCE SALE

Sama-sama bertajuk sale, tapi kenapa saya bikin section tersendiri?
Karena sale yang satu ini beda sifatnya.

Kalau kalian pergi ke suatu toko fashion, maka di suatu pojok yang agak dalam dan agak tersembunyi di dalam toko--biasanya dibelakang kasir, atau serong sedikit dari kasir-- ada sebuah section berisikan pakaian-pakaian yang diberi tajuk "clearance sale". Buat anda-anda yang memetingkan fungsi, maka tempat ini wajib anda datangi, karena tempat ini menyediakan barang-barang sisa gudang dari musim entah setahun-dua tahun atau bahkan tiga tahun yang lalu (tergantung kebijakan tokonya) yang tidak laku terjual tapi masih worth selling! Barang-barang disini levelnya sudah dibawah barang off season, jadi kadang emang jadul, tapi kadang ada barang off season atau bahkan masih in season, tapi ada cacatnya (di Jepang barang cacat sedikit aja langsung di "depak" dari kastanya lho), atau masih in season tapi yang sizenya extra besar atau extra kecil yang sulit kejual. Tapi kalo untuk item-item seperti sweater, jacket, tanktop, t-shirt, kemeja, celana, rasanya bentuknya gitu-gitu aja, jadi enggak ada salahnya untuk mampir dan memuaskan nafsu belanja di area ini.

Pengalaman saya, saya pernah mendapatkan outerwear yang sudah lama saya incar dari merek ternama Amerika di section clearance sale ini. Ketika saya bawa di kasir, karena waktu itu lagi mid season sale, jadi dapet diskon lagi 50%. Akhirnya barangnya jadi super murah! Seneng banget rasanya bisa dapet barang yang udah lama diincer dengan harga yang luar biasa murah.

Rahasia ketiga: 
SECOND HAND

Lain halnya dengan di Indonesia dimana second hand kadang berarti ngga bagus kualitasnya, di Jepang tidak seperti itu. Barang second hand disini terjaga kualitasnya, jadi jangan khawatir.

Yang saya rekomendasikan disini adalah si OFF group! BOOK OFF-HARD OFF-HOBBY OFF
Jadi ini adalah sebuah toko, tapi kayanya lebih tepat menyebutnya sebagai "gudang" besar tempat barang second hand.
source: google.com
Model tokonya kayak supermarket grosiran gitu. Isinya bener-bener kayak gudang. Thrift shop banget lah.
source: google.com
Kalo book off isinya buku bekas, kalo hard off barang2 macem2 isinya, mulai dari alat musik, alat rumahtangga, mainan, sampe baju. Section bajunya bentuknya kayak awul-awul kayak di jogja. Hahahaha thrift shop banget lah.

Belanja di Off group ini tricky lho, sama kaya belanja di awul2. Kita harus tau apakah harganya sesuai dengan barangnya, karena ngga jarang ada barang secondhand yang harganya malah sama dengan harga barang barunya kalo pas season sale, Yah meskipun barangnya masih bagus, tapi secondhand good harus punya secondhand price, right? 

Kenapa saya bilang tempatnya kayak gudang? Karena di beberapa section barangnya suka udah berdebu gitu saking lamanya ngga laku-laku. Tapi tenang aja, selama ini saya ngga pernah menemukan barang yang kaya gitu. Teman saya aja yang punya pengalaman nemu sepatu berdebu disitu. Hahahaha

Buat kolektor buku, komik, CD, section Book off worth visit banget lho! Kadang koleksimu yang belum lengkap bisa ditemukan disini. Beberapa barang elektronik juga bisa ditemukan disini dengan harga yang murah banget, seperti konsol game. Saya sendiri ke Hard off baru sekali sih, tapi saya puas banget beli dua buah tas yang "jepang abis" dengan harga yang murah dan kualitas yang masih sangat baik.

Pesan saya, selalu teliti sebelum membeli! Dan ingat kembali tujuan belanjanya, karena butuh, karena ngga punya duit, atau hanya karena pingin buang2 duit karena stress. hehe.

Rahasia keempat:
MEMBERSHIP

Penting banget!
Di jepang, loyalitas konsumen adalah hal yang sangat penting, sehingga toko-toko ternama, toko-toko dengan jaringan besar biasanya punya sistem membership. 
Bahahahaa membership saya baru dua. Satu untuk belanja di suppa alias supermarket, yang satunya book off dong
Tapi saya masih punya beberapa membership lagi yang sifatnya online
Di Jepang, beberapa membership sudah tidak lagi menggunakan kartu membership, tapi mereka menggunakan sistem online dengan aplikasi smartphone. Jadi kita cukup donlot aplikasi dan mengisi formnya, nanti tiap kali belanja, kita cukup menunjukkan barcode di aplikasi kita tersebut.

Benefitnya apaan sih?
Sekali lagi, orang jepang suka sekali sama yang namanya konsumen loyal. Jadi buat para member mereka punya harga khusus. Di toko baju retail favorit saya, mereka suka menawarkan member's price yang nilainya bisa separuh dari harga asli, yang terkadang di mid season sale aja harganya ngga semurah member's price. Cara lain adalah dengan memberikan sistem poin, dimana setiap kali belanja sekian yen akan mendapatkan poin yang dapat dibelanjakan kembali. Dan ngga kalah banyak adalah diskon member yang berlaku all-year long, beserta promo-promo dan bonus yang hanya bisa didapatkan oleh member. Intinya, bisa saving banyak banget dengan membership ini.

Yang kedua, adalah soal jadwal sale. Dengan menjadi member, kita akan mendapatkan update info jadwal sale mereka. Dan di Jepang, umumnya jadwal sale hampir bebarengan. Jadi kalo satu toko sudah menetapkan jadwal mid season sale, maka rata-rata toko di Jepang juga akan melakukan sale pada jangka waktu yang hampir sama. So that's your shopping schedule!

Pesen saya, udah jadi member aja. Apalagi kalo ngga keluar duit buat jadi member. No harm at all. But always read terms and conditions yak

Rahasia kelima:

BAZAAAR

Jangan salah, di Jepang pun ada lho yang namanya pasar kaget kayak Sunday Morning di UGM kalo pas hari minggu itu.

Bazar di Meriken Park, Kobe

Kayak Sunday Morning UGM banget. 



Apa aja yang bisa didapatkan disini?
Mostly adalah secondhand fashion item. Tapi jangan khawatir, kualitasnya masih baik kok. Ya, sama kayak di hard off atau di sunmor UGM. Ada juga alat-alat rumah tangga, mainan anak-anak, aksesories (yang ini bukan secondhand, hanya low quality atau off season), yang menarik adalah barang koleksi.

Mainan, dan barang koleksi. Mostly bukan secondhand, tapi barang off season atau barang stok sisa.
Cocok buat melengkapi koleksi, kadang bisa untuk oleh-oleh juga. Harga? miring abisssss!

Buka lapak langsung dari bagasi mobil

fashion items. Ada yang secondhand, ada juga yang very very off season alias jadul. Tapi ngga jarang juga kita bisa menemukan item vintage yang justru abadi stylenya

Yang penting, anda harus tahu jadwal bazaarnya kapan aja, karena ngga setiap waktu ada. Bazaar ini saya kunjungi bulan Mei sewaktu musim semi. Hampir tiap minggu bazaar ini ada, tetapi memasuki musim panas ternyata sudah ngga ada lagi. Saya emang ngga ngecek jadwal, jadi sempat beberapa kali kecele ngga mendapatkan bazaar ini.

Di bazar ini ada baiknya anda mengerti bahasa Jepang, karena kadang kita bisa melakukan tawar menawar dengan penjualnya. Meskipun sebenernya harga yang mereka kasih udah reasonable. Sejauh ini saya puas belanja (meskipun ngga banyak sih) di tempat ini. Karena barang yang ditawarkan kualitasnya masih baik dan harganya yang asoy abis.

Jaket vintage yang saya beli cuma dengan 200yen aja, bahkan lebih murah daripada beli di awul-awul jogja.
Barangnya masih layak pakai banget. Secondhand

Cakep buat dipake jalan2

Termos beli di bazaar. Bukan secondhand, hanya produk lama. Harganya separuh dari harga baru, tapi kualitas masih terjaga. Kalo termos asli bisa preserve heat/cold hampir seharian, termos saya ini bs menjaga hingga 8 jam.
Pesen saya, tetep teliti sebelum membeli, dan JANGAN KALAP yaaa. hahaha


Rahasia keenam:
Sayonara sale!

Ini rahasia saya dalam hal belanja barang rumah tangga yang besar besar dengan harga yang miring! Buat yang akan pindah ke Jepang, coba cek grup sayonara sale melalui facebook. Biasanya ada grup ini di setiap kota-kota besar.

Grup apa ini?
Ini adalah platform dimana orang-orang asing yang pernah tinggal di Jepang dapat menjual barang-barang mereka sebelum mereka kembali ke tanah air mereka. Maklum, buang sampah di Jepang itu mahal, terutama untuk barang besar seperti kulkas, bed, tv, dan lain-lainnya. Dari pada harus bayar untuk membuang, mending dijual murah buat orang-orang yang butuh.

Barang yang dijual sangat variatif. Mulai dari meja, rak, bed, sampe elektronik seperti handphone, tv, sampai laptop. Cuma kita harus hati-hati dan perhatikan aturannya. Bisa sangat menguntungkan, tapi ada juga orang-orang asing yang hobby nge-php-in pembeli. Tapi ngga sedikit yang generous abis memberikan seluruh furniturenya secara gratis! daripada harus bayar untuk membuang kan?

Be a member of this group and start shopping for goods!
Pesan saya, yang sopan kalo ngontak seller, baca aturan soal bargaining (you can bargain on certain condition), jangan langsung percaya begitu aja ama seller--inget, lain negara lain kulturnya lho, di grup ini sellernya mancanegara soalnya, dan jangan malu buat ngangkut barang besar naik kereta. bahkan saya pernah ngangkut tong sampah besar naik kereta lho. untuk keretanya sepi. hehe

Pesan saya yang lebih penting lagi, di Jepang jangan malu-malu mungut barang bekas, karena bekas-nya orang Jepang ternyata lain dengan definisi "bekas"nya orang Indonesia. Kalo anda tinggal di Jepang, anda akan merasakannya....

ALRIGHT!
Akhirnya saya menyelesaikan postingan yang sudah saya tunda berbulan-bulan ini! fiuh....
Well, semoga informasinya membantu teman-teman sekalian. Ini hanya sekelumit dari kehidupan di Jepang yang bisa saya ambil manfaatnya. Yang baik boleh ditiru, yang jelek boleh dijadikan pelajaran.

So, nantikan posting saya yang lainnya!


You Might Also Like

2 comments

  1. I Really love your blog!
    Saya pengen ke Jepang suatu saat nanti, even gak tau bakal ke sana dalam rangka apa :D. Kalau di sana, kemampuan bahasa Jepang bener-bener di butuhkan gak? Karena saya ga punya skill dalam bahasa Jepang. hehe... ^^'V

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir ke blog saya yg serba seadanya ini ;)

      Kalo menurut saya, klo hanya utk liburan sih ngga perlu bisa bgt bahasa jepang, kecuali mau shopping di pasar sambil tawar menawar hehehe. Tapi kalo utk tinggal di Jepang, ada baiknya bisa berbahasa jepang walaupun hanya bahasa sehari2. Orang jepang sgt baik dalam hal pelayanan meskipun terhadap orang asing sekalipun. Tetapi kalo mereka ketemu orang asing yg berbahasa Jepang, pelayanan mereka bs 2x lebih baik, krn itu artinya kita menghargai mereka dan kultur mereka.
      So, let's enjoy Japan and its culture!

      Delete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!