Metal Gear Solid V Phantom Pain: the best way to end the series

6:39:00 AM

Hola! Weekend artinya another new post!

Sebelumnya saya minta maaf, karena kali ini saya belum bisa ngepost tentang beasiswa LPDP karena banyaknya materi yang harus ditulis, dan rasanya belum saatnya saya bercerita kecuali kontrak sudah ditandatangani, so be patient lah yaa... tapi buat yg punya pertanyaan, atau penasaran. bisa kontak saya melalui gmail. Fair enough, eh?

Sekarang saya kepingin banget membahas salah satu game kesukaan saya yang ternyata baru aja rilis untuk konsol XBox360! Kebetulan XBox kakak saya baru aja pulang setelah ikut berkelana PTT selama kurang lebih dua tahun. Awalnya saya nggak ngeh dengan game yang baru rilis 1 September 2015 ini, sampai adek saya nonton channel GINX di tv kabel dan liat ulasan game yang satu ini.


WARNING: THIS ARTICLE CONTAINS SPOILER

Okaayy...saya emang bukan real gamer, but gaming is one of my hobby. Dan saya sudah main seri Metal Gear ini semenjak serinya yang pertama di konsol PlayStation  di konsol Nintendo (meskipun saya main yang di PlayStation dulu siih...) Memang untuk dua seri di Nintendo saya ngga bener-bener main, hanya main sekitar 1-2 jam aja untk tiap titel yang dirilis di Nintendo, Metal Gear dan Metal Gear Solid Snake. Why? karena Nintendo nggak punya fitur saving, sehingga it took maybe 6-7 hrs straight to end this game, which is not my thing. I like gaming, but I won't spend that much hours. Sehingga saya emang ngga gitu ngerti plot dari dua seri ini. But believe me, sejak seri pertama, Hideo Kojima, sang creator game ini sudah menampilkan fitur-fitur yang bener2 ngga umum untuk game semasanya. Sementara game lain menyuguhkan peperangan face-to-face, Kojima malah menyuguhkan stealth mission dimana kita harus menghindari deteksi musuh! Unik!

Timeline series berdasarkan release datenya

Versi NES/Nintendo. Siapa yang tahan main game dengan gambar mini-mini ini selama berjam-jam?
(picture source: google.com)
Saya makin tertarik setelah memainkan serinya di PlayStation, bertajuk Metal Gear Solid, Mengikuti petualangan seorang mercenary dengan codename Solid Snake, yang melakukan stealth mission untuk menghentikan suatu senjata perang yang begitu hebat yang disebut Metal Gear. Snake harus melakukan misinya secara stealth, alias nggak boleh ketahuan musuh, dan melewati berbagai macam boss seperti Revolver Ocelot, Vulcan Raven, hingga Liquid Snake, the final boss yang mengendalikan si Metal Gear Rex.

Gameplaynya cukup sederhana
Sneaking.. sneaking...
All pictures sources: google.com

Tapi yang paling menarik adalah si boss yang disebut Psycho Mantis, dimana satu-satunya cara untuk mengalahkannya adalah dengan mencabut controller kita dan mencolokkan controller kita ke port controller player 2. That's Hideo Kojima! Freak and Unique idea! Very original, dan sumpah bikin gemes banget ketika kita main berkali-kali dan kita ngga bisa ngalahin  Psycho Mantis kecuali dengan mengganti plug controller kita.
Siapa yang bakal lupa musuh yang satu ini dengan kemampuan membaca pikiran ini.
Tag linenya "I can read your mind" di sepanjang pertarungan


This fight could take hours to finish and multiple retries unless you unplug the controller and put it in the 2nd controller port.
Weird, eh? Typically Kojima.
(picture source: google.com)
Meskipun kita nggak memainkan game ini dari titel pertamanya di Nintendo, jangan khawatir, sinopsis kisahnya bisa kita lihat di game Metal Gear Solid yang rilis di PS ini. Dari sana kita akan paham tentang Snake dan misi-misi rahasianya ;)

Lanjut ke seri berikutnya yang di rilis untuk PlayStation2, Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty, kembali mengikuti kisah sang Solid Snake dalam misi rahasianya untuk sekali lagi menghentikan senjata perang hebat. Kali ini gameplaynya lebih kompleks dengan tampilan yang lebih halus.


Grafiknya lebih mulus doong... Gameplaynya masih cukup sederhana.
(picture source: google.com)
Untuk PlayStation2, ada dua seri Metal Gear yang dirilis, Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty dan Metal Gear Solid 3: Snake Eater. Saya gembira luar biasa karena kali ini ada dua seri yang dirilis untuk konsol yang sama! But something is differrent here...

  Mulai dari seri Metal Gear di Nintendo hingga Sons of Liberty, kita mengikuti kisah Snake dalam urutan yang progresif. But Snake Eater, we go waaaaaaayyy baaaacckk. Disini kita bermain sebagai seorang tentara dengan codename "Naked Snake". Well, sama-sama Snake, tapi yang ini lebih amatir. Ceritanya nih, ini adalah seri yang menceritakan awal dari SEEEMUUUAAAA kisah "Snake" ini. Meskipun sama-sama di PS2, tapi seri Snake Eater ini punya gameplay yang jauh lebih kompleks dan lebih menarik dan visual yang lebih detil dibandingkan seri sebelumnya. Kali ini settingnya lebih banyak di luar ruangan, di bukit, hutan, walaupun tetap ada secret base dan semacamnya. Dan masih dengan beberapa trik mengalahkan musuh besar dengan cara yang unik (misalnya mati secara sengaja dan memakan revival pil ketika melawan the Sorrow, atau menunggu the End mati karena tua) Di Ending game ini kita akan tahu bahwa Naked Snake kemudian akan menerima titel "Big Boss"

MGS3 Snake Eater. Mengawali kisah penting mengenai the Legendary Mercenary called Big Boss and his former mentor.
Ceritanya cukup rumit, dengan pengkhianatan disana-sini, karakter yang bermain sebagai double agent, triple agent, bahkan quadruple agent! Kisahnya sangat menyentuh hati, bener2 menjelaskan alasan mengapa Naked Snake berubah menjadi seorang legenda bertitel Big Boss yang kereng. Apalagi endingnya yang menyayat hati...
Banyak scene di seri ini yang dibuat seperti film boxoffice. Misalnya beberapa last boss fight yang diiringi lagu yang mendayu-dayu, adegan menaiki tangga selama lebih dari 5 menit sambil diiringi lagu, persis seperti film boxoffice.

Setting tempatnya nggak hanya indoor, tapi lebih banyak di hutan, danau, sungai, jembatan gantung. dan sebagainya. Bahkan danau ini lengkap dengan buaya sebagai musuhnya.

Grafiknya muluuusssss.... Gameplaynya lebih rumit, bahkan warna kostum (camouflage) yang kita pakai bisa mempengaruhi kesuksesan dalam kita ber-sneaking around.  
Big Boss?
Bukan kah Big Boss adalah musuhnya Snake di seri Metal Gear di Nintendo?

Sayangnya, dua titel Metal Gear, yaitu Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots dan Metal Gear Solid: Peace Walker nggak bisa saya mainkan :( MGS4 rilis untuk konsol PS3 dan Peace Walker untuk PS Portable yang saya nggak punya :( Untunglah saya bisa main MGS5 Ground Zeroes di Xbox. Dan kebingungan saya mulai. Kok sekarang saya memainkan tokoh yang namanya Big Boss? Dimana Snake? Jadi ini bukan Snake dari seri MGS sebelumnya?

MGS 5: Ground Zeroes adalah seri MGS pertama yang bisa saya mainkan di Xbox setelah lama ngga main. MGS GZ ini cukup membuat saya kecewa, karena plotnya SANGAT PENDEK! Padahal saya baru mulai menyukai graphicnya yang begitu halus, gameplaynya yang lebih kompleks dan menarik, banyaknya action yang dapat dilakukan, dan beberapa fitur baru yang nggak ada di konsol PS2 (mungkin sudah ada di konsol PS3, tapi sekali lagi, saya ngga punya PS3). Baru beradaptasi dengan asiknya game ini, tiba-tiba gamenya udah tamaaattt!!!

WT*

Emang sih ada side ops, but what's the deal doing side ops that has no story?

Lihat gambarnya aja saya udah tertarik bangeeeeettttt


Gameplaynya lebih rumit dengan fitur aksi yang jauh lebih maju
Grafiknya mulus abiiiiiiiiiiiiiissssssssss. Pleasing your eyes very much!
(picture source: google.com)
Namun semua kekecewaan ini segera terhapus setelah saya main MGS5 Phantom Pain yang merupakan sekuel dari MGS GZ. Usut punya usut, ternyata MGS GZ ini memang dibuat sebagai intro dari MGS5 PP, yang mengambil setting 9 tahun setelah MGS GZ. Pada ending MGS GZ kita tahu bahwa markas Big Boss diserang, kemudian helicopternya meledak. Nah, di PP, Big Boss kembali bangkit setelah 9 tahun koma di rumah sakit. Tangannya di amputasi dan harus diganti dengan Bionic Arm, semacam tangan robot yang disambungkan ke lengannya. Solid Snake tidak memiliki tangan robot? Jadi Big Boss ini bukan Solid Snake ya?

Setelah penasaran abis dengan plotnya, akhirnya saya cari tau tentang plot besar di balik seri MG ini. Awalnya saya menduga Naked Snake hingga Old Snake di MGS4 adalah orang yang sama (menjelaskan kenapa di MGS4 Snake digambarkan sudah tua). apalagi muka dan rambutnya sama. Tapi setelah diperhatikan fiturnya berbeda, misalnya Bionic arms dan eye patchnya. So, I will put it in a simple way buat yang penasaran dengan plotnya:

Naked Snake adalah orang yang berbeda dari Solid Snake!

Owalah.

Sebelah kiri adalah perubahan dari karakter Big Boss
Sebelah kanan adalah perubahan karakter Solid Snake
Serupa tapi tak sama kan?
(picture source: google.com)
Naked Snake adalah masa lalu dari Big Boss yang kedepannya menjadi musuh dari Solid Snake. Kenapa muka mereka sama? Rupanya Big Boss adalah tentara yang sangat legendaris karena kehebatannya. Saking legendarisnya, ada pihak tertentu yang memanfaatkan DNA dari Big Boss untuk membuat 3 anak hasil kloning (atau bayi tabung ya?) yang kemudian diketahui adalah Solid Snake (protagonis seri MG), Liquid Snake (antagonis di MGS di PS), dan Solidus Snake (antagonis di Sons of Liberty). That's why mereka mirip! Sebenernya hal ini sudah disinggung sejak MG pertama di PS, tapi mgkn saya kurang paham ^^; Big Boss sendiri merupakan mentor dari Solid Snake. Itulah sebabnya hubungan antara Solid Snake dan Big Boss digambarkan sangat sentimentil

Akhirnya Solid Snake kembali dipertemukan dengan Big Boss di Guns of Patriots. Ayah dan Anak.
Akhir dari para mercenaries legenda
(picture source: google.com)
So, kembali ke MGS5 PP favorit saya!!
Seri ini mengisahkan Big Boss dan usahanya membentuk suatu pasukan militer, tentara bayaran, yang kuat dan terkenal, yang nantinya akan menjadi alasan kenapa Big Boss membuat Metal Gear, agar pasukan militernya semakin kuat (dan inilah yang nantinya dicegah oleh Solid Snake).

Jika kita lihat komentar di internet dan melihat respon para gamer tentang game ini, semua pasti akan bilang BAGUS, SUPERB, COOL. Ratingnya juga tinggi. Well, I'll tell you why.

Di seri ini kita tidak hanya menjalankan misi-misi untuk mengetahui kisah Big Boss serta balas dendamnya karena kejadian di Ground Zeroes (rasa dendam ini yg bikin dia jadi jahat). Tapi kita juga perlu melakukan beberapa hal untuk memperkuat pasukan militer dan markasnya Big Boss! Disini ada beraneka fitur yang menarik, salah satunya, kita bisa merekrut musuh untuk menjadi pasukan dalam pasukan militer yang kita bentuk. Tiap pasukan musuh yang kita tarik akan memiliki kemampuan tertentu yang bisa kita assign ke berbagai divisi di markas kita. Kita bisa mengembangkan alat-alat keren dan senjata-senjata keren di markas ini setelah mengembangkan markas ini ke level tertentu. Kita juga bisa mencuri senjata, kendaraan, dan kendaraan perang dari medan misi untuk memperkuat markas kita. Menarik kan?

Grafik yang super halus, gameplay yang kompleks, dan real-time!

That's how you recruite a troop. Knock him and Fulton-extract him (fulton device= the balloon)

Nggak sekedar memainkan peran sebagai protagonis dengan jalan cerita tertentu, tapi juga membangun suatu kekuatan di markas. Bila kita terhubung secara online, kita bahkan bisa saling menyerang markas antar pemain.
Expanding the Mother Base (markas kitaa). Mother base bisa kita perluas

Selain itu, waktu dalam permainan ini benar-benar dibuat senyata mungkin. Kalau di seri-seri sebelumnya selama apapun kita bermain, setting waktu akan tetap (misi yang dikerjakan malam ya akan terus malam walaupun kita memainkan misinya dalam waktu lama). Di seri yang ini, setting waktu akan berubah berdasarkan lamanya kita menjalankan misi. Kalau kita berangkat misi malam hari, jika kita terlalu lama, maka hari akan berubah pagi, dimana hal ini akan merubah pola penjagaan musuh.

Selain misi-misi utama, ada side ops yang hasilnya akan membantu kita dalam mengembangkan markas beserta senjata dan alat-alat kita. Misalnya misi menyelamatkan intrepreter yang dapat membantu kita dalam infiltrasi ke dalam markas musuh yang menggunakan bahasa tertentu, atau mencuri blueprint senjata tertentu yang dapat dikembangkan di markas kita, atau merekrut anggota musuh dengan skill yang hebat untuk membangun markas kita. Sangat menarik!

Fitur actionnya juga menarik. Dibuat lebih kompleks dan lebih real dibandingkan dengan seri Ground Zeroes.
Developing new weapon

Staff management. Supaya Mother Base kita levelnya meningkat!

Kayanya terlalu panjang kalo saya ungkap semua disini. Yang pasti, saya dan sejumlah gamer di seluruh dunia setuju bahwa MGS5 Phantom Pain ini adalah game yang sangat direkomendasikan dan SANGAT BAGUS. Menurutku MGS ini ada percampuran antara action stealth game dengan RPG, dimana kita bisa mengupgrade ala RPG gitu. Jadi sangat menyenangkan! Apalagi desas desus mengatakan bahwa game ini memiliki multipple ending berdasarkan dengan bagaimana kita menyelesaikan misi. Bikin semangat main terus!

Yang menyedihkan adalah, seri ini merupakan seri Metal Gear yang terakhir, karena kabarnya Hideo Kojima tidak lagi bekerja dengan Konami (developer game ini). Menurut saya, ini adalah seri penutup Metal Gear yang paling perfect terlebas benar tidaknya kabar tersebut. Salut untuk papa Kojima!

Buat yang pingin mengerti lebih dalam tentang game ini, saya sarankan untuk memainkan game ini berdasarkan plotnya, bukan berdasar urutan rilisnya (seperti yang saya lakukan). Kalau pingin tau lebih jelas bisa memainkan game ini dengan urutan sebagai berikut:
Snake Eater- Peace Walker- Ground Zeroes- Phantom Pain- Metal Gear (NIN)- Metal Gear Solid Snake (NIN)- Metal Gear Solid (PS)- Sons of Liberty (PS2)- Guns of Patriot- Revengeance
Khusus untuk Reveangence tidak lagi mengikuti kisah Snake (karena Snake dan Big Boss digambarkan "sudah berakhir" di Guns of Patriot). Dengan begini plotnya akan lebih jelas lagi ;)
Big Boss and Ocelot

Okay, sekian dari saya. Mohon maaf jika banyak kekurangan atau ada yang salah dalam artikel ini, karena saya hanya sekedar INGIN MELUAPKAN KEGEMBIRAAN DAN KEGEMARAN SAYA terhadap game favorit saya yang satu ini!

Mungkin next time kita bahas Silent Hill kali ya? One of my favorite. Hahaha

See you next time!

You Might Also Like

10 comments

  1. Gak nyangka mbak Indy suka game. Dan yang dibahas game yang saya pengen maenin tapi gak kesampean karena gak punya console nya T.T. Pertama kali maen MSG cuma yang Snake Eater doang. Setelah itu, cuma bisa baca-baca ceritanya di web atau enggak ngeliatin orang main di youtube haha. Luar biasa artikelnya, berasa baca majalah game. Informasinya lebih lengkap dan runut juga secara logika. Hahaha. Tapi tetep yang gak nyangka Mbak Indy suka game, dan gamenya MGS. OMG luar biasa memang PK-45 ini haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... hobby terpendam ini. Ayo sini maen xbox dirumahku. dijamin seru banget ini gamenya, dan aku barusan tamat gamenya nih. hahaha

      Delete
    2. Haha, ya kali, jauh banget buat maen MGS doang haha.

      Delete
  2. Serius kamu wanita?
    Hobi maen MGS? OMG, wanita cerdas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeah, I am a woman, and this game knows no gender difference! very cool game!

      Delete
    2. Haha, ure fantastic!!
      Udah pernah main the witcher 3?

      Delete
    3. witcher 3 konsolnya PS4 yah? wah, ngga punya konsolnya, jd belum pernah coba. kayaknya keren ya?

      Delete
    4. Iya, witcher 3 konsol ps4. Keren, bagus alur cerita dan grafiknya. Pernah main game ap lagi?

      Delete
  3. mbak sy main mgsv pp ini baru sampe chapter 2 setelah misi ke 43 kok gk ada misi utamanya lg mbk yg...? mohon pencerahanya

    ReplyDelete
  4. mbak sy main mgsv pp ini baru sampe chapter 2 setelah misi ke 43 kok gk ada misi utamanya lg mbk yg...? mohon pencerahanya

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!