Jogja Japan Week 2015: Here I come again!

10:09:00 PM

Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, kali ini saya akan bahas kunjungan saya ke Jogja Japan Week 2015! Ini adalah event tahunan Kota Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Yogyakarta untuk memperingati hubungan sister city dengan kota Kyoto di Jepang sana. Ini bukan kali pertama event ini diadakan di Jogja. 3 tahun lalu, tepatnya pada bulan Juli 2012 saya pernah berkunjung ke event yang sama, bagi yang sering buka blog saya pasti tahu, buat yang belum baca kisahnya bisa klik disini. Tahun lalu event ini mengambil tempat di Jogja National Museum, kali ini event ini mengambil lokasi yang lebih populer, yaitu Ghra Sabha Pramana UGM.

Awalnya saya nggak tau ada acara ini, berhubung terlalu sibuk beradaptasi dengan 2 tempat kerja yang berbeda sekaligus. Suatu hari ketika saya lewat area Benteng Vrederburg, lagi-lagi saya melihat gate merah besar sama seperti gate yang saya liat 3 tahun lalu di area yang sama. Gate merah besar bergaya Jepang, yang disitu tertulis tanggal dan lokasi penyelenggaraan kegiatan Jogja Japan Week 2015. Langsung saya googling deh untuk info lengkapnya (klik link ini untuk berkunjung ke web resminya) . Sayangnya gate yang tahun ini lupa saya abadikan (yang pingin liat kayak apa gatenya, bisa liat di koleksi foto saya dari event yang sebelumnya disini )

Cuusss lah, langsung saya cari waktu kosong diantara jadwal jaga saya, dan langsung melakukan kunjungan singkat. Kalau dulu kunjungan saya singkat karena libur yang singkat, sama, kali ini juga saya ngga bisa berlama-lama karena ada jadwal jaga malam. Hehe. Saya sengaja memilih berkunjung sore hari, tanpa melihat jadwal acara secara mendetail, dengan alasan supaya cuacanya ngga terlalu panas diluar, karena saya lihat agenda sorenya ada panggung terbuka yang mengambil venue diluar gedung, mungkin menarik untuk dilihat pikir saya. Seperti apa agenda sore itu? yuk disimak.

Begitu berada di area event, langsung disambut dengan stand-stand makanan yang rame banget. 
Yang mau cicip makanan ala Jepang, atau makanan Indonesia, ada semua.

Deretan bazaar makanan dilihat dari depan pintu masuk
Let's get in!!
Ketika saya berkunjung, saya belum memastikan jadwal event hari itu, jadi saya cuma berharap dapet event yang asik banget. Untungnya harapan saya ngga meleset, meskipun harus agak berkeringat. Mau tau event seru apa? lanjut yuuuukk
Di hall utama GSP UGM lantai dasar, penuh banget dengan para penonton yang habis menyaksikan pertunjukan di panggung

Sebelumnya ada demo bermain pedang dari dua sensei ini

Dua sensei yang mempraktikkan jurus pedang mereka dengan ditemani ibu MC yang bertugas sebagai translator sekaligus
Si Sensei ini emang ganteng dan populer abis, Setelah demo pedang berakhir, langsung deh orang-orang berebut buat foto bareng!
There is a certain reason kenapa saya ngga tertarik buat ikutan foto sama ini sensei. hehehe. Jadi saya lanjutkan berkeliling hall ini.

Di hall ini ada berbagai macam stand-stand kerajinan. Sayangnya, banyak stand yang tutup (mungkin karena saya kesorean). Yang saya suka dari stand-stand ini adalah perpaduan antara budaya Jawa dengan Jepang. Let's see

Stand ini menyajikan kaligrafi jawa

Yang ini stand kerajinan Oshibana. Oshibana sendiri adalah seni menempelkan bunga-bunga kering menjadi kerajinan yang cantik. Selain membuka stand, disini juga diselenggarakan workshopnya

Ini stand paling lariiissss.... antriannya puanjaaaaanggg buanggeeeeettt dan semuanya perempuan. Stand apalagi kalau bukan: Stand YUKATA! 

Coba-coba Yukata dulu ;)
Hall utama ini diisi dengan berbagai stand mengelilingi panggung. Jika keluar melalui pintu sebelah timur, kita akan menemui beberapa ruang berisikan pameran. Yang paling saya suka adalah ruang Te-Collabo:

Ini ruang Te-Collabo

Di dalam ruang Te-Collabo ini ada stand yang memamerkan kesenian memanah jawa

Yang paling saya suka, kimono-kimono dengan corak batik Jogja.

Ada cap GKR Hemas pada desain Kimono Batik ini. Melambangkan kolaborasi Jogja dan Jepang

Berbagai macam kerajinan Jogja juga dipamerkan dan dijual disini.
Saya suka sekali ruang Te-Collabo ini, karena bener-bener menunjukkan kombinasi budaya Jogja dengan Jepang.

Bersebelahan dengan ruangan Te-Collabo ini, ada workshop yang ngga kalah menarik dan populer banget.

Apalagi kalau bukan workshop manga!

Jika kita keluar melalui pintu timur, kita akan menemui area yang digunakan untuk beberapa kompetisi

Lomba kaligrafi jepang atau yang disebut dengan SHODO

Keluar melalui pintu timur, ngga banyak aktivitas disini. So, kita akan menjelajahi pintu baratnya. Sebenernya di lorong pintu barat lebih banyak ruang yang dipergunakan untuk display. Masih ingat ruang 4 musim seperti yang ada di event ini 3 tahun yang lalu? Ruangan 4 musim juga dibuat di ruangan di lorong barat ini. Salah satunya adalah ruangan musim dingin dimana bener-bener di setting menjadi ruangan yang sangat dingin dengan pendingin ruangan yang meniupkan angin dingin yang kencang bahkan sampai terasa dari luar ruangan. Bersebelahan dengan ruang musim dingin, adalah ruang musim semi dan musim gugur yang bergabung, dimana di dalamnya ada ruangan untuk upacara minum teh. Sayangnya, saya ngga bisa masuk karena ruangan-ruangan ini karena jamnya sudah habis, alias sudah ditutup untuk hari itu :( Mana ruang musim panasnya? Yuk kita lanjut dulu

Keluar dari pintu barat menuju halaman di sebelah barat ini lebih meriah dibanding sebelah timur yang hanya dipakai untuk lomba Shodo.

Panggung apa ya ini?? Anybody knows?
I will reveal about it later 

Ada panggung besar dihadapan panggung kecil yang tadi. Sayang, belum ada jadwal performance untuk hari itu.

Lampion ala musim panas!
Banner yang sama dengan yang saya ajak foto 3 tahun yang lalu!
Buat yang penasaran dimana ruang musim panas, area outdoor inilah area musim panasnya!


Di halaman ini, ada denah outdoor buat penasaran dengan layout Jogja Japan Week bisa dilihat disini


Agenda kegiatan selama 4 hari penyelenggaraan Jogja Japan Week juga bisa dilihat disini

Untuk si panggung besar outdoor, ada beberapa agenda menarik yang akan tampil disana, diantaranya band-band Jpop yang telah lolos audisi lomba, para finalis lomba karaoke jepang, tapi yang lebih penting adalah penampilan HIROAKI KATO! Mantan mahasiswa UGM asal Jepang yang sekarang sudah banyak malang melintang di stasiun TV nasional sebagai MC sekaligus penyanyi handal bergitar. Sebenernya saya pingin nonton bang Hiro tampil di acara Jogja Japan Week ini, sayangnya bang Hiro dijadwalkan tampil hari sabtu dimana saya pas sedang jaga di rumah sakit :( Terakhir ketemu dengan Hiro sewaktu menjadi guest star acara Chocodays tahun lalu di Surabaya.
(Baca dan saksikan penampilan saya di Chocodays 2014 disini )

Saya dan Hiroaki Kato di event Chocodays 2014 Surabaya
Hiroaki Kato dulu emang smpet kuliah di UGM, dan dulu sering siaran untuk acara Ichigo di radio Swaragama. Saya dulu salah satu anak SMA ababil yang hobbynya nongkrongin acara ini. Jadilah saya penasaran dengan Hiro, dan sempet berkunjung ke studionya Swaragama untuk ngobrol dengan Hiro langsung. Hiro yang jago main gitar juga sempat ngajarin saya dan temen saya yang waktu itu sama-sama kesana untuk main lagu Konayuki dengan gitar (waktu itu drama One litter of tears lagi populer). Sekarang Hiro ngga cuma nongol di radio aja, Hiro bahkan nge host sendiri acara Indonesia Banget di RTV (masih tayang nggak ya?) dan sering nongol di acara Roaming Trans7 bareng Zenk Lotta dkk. Hiro banyak muncul sebagai bintang tamu dan host dari berbagai macam acara Jepang di Indonesia sekarang, bahkan di negara tetangga juga. Buat yang penasaran bisa buka channel Youtube nya, dan yang pasti jangan lupa untuk denger lagu Laskar Pelangi dalam bahasa Jepang yang menjadi salah satu lagu andalan Hiroaki Kato.

Lanjut lagi ke Jogja Japan Week.
Walaupun ngga bisa masuk ke ruang 4 musim, beberapa stand sudah tutup, dan ngga ada performance di panggung utama, tapi saya cukup beruntung datang hari itu, di sore itu, karena di saat saya hadir, adalah saatnya untuk BON ODORI!!

Ai Sensei, koordinator proyek Bon Odori ini, Duta kota Mito di Jepang, sekaligus koreografer dan pemimpin Bon Odori kali ini

Para pemain Taiko dai Umaku Eisa yang turut memeriahkan suasana summer di Jogja Japan Week kali ini
Barisan terdepan diisi para panitia dengan Yukata. Saya dan para partisipan lain berdiri di belakang dan ikut menari


Everybody dancing! YEAY


Sensei Samurai yang tadi demo pedang pun ikut serta dalam Bon Odori!

video

Akhirnya bisa berpartisipasi dalam event yang asyik! Agak berkeringat sih, tapi seneng aja. Ai-sensei membimbing kami menarikan 2 lagu, Ninjari bang bang danri Kyary Pamyu-Pamyu, dan lagu Doraemon.

Okay, dibandingkan event yang saya datangi 3 tahun lalu, konten acara Jogja Japan Week tahun ini lebih seru yang pasti, meskipun saya nggak sempat liat. Masih konsisten dengan konsep perpaduan budaya Jogja dan Jepang, itu yang saya sangat sukai. Apalagi ditambah dengan bon odori nya yang seru ini. Pemilihan lokasi juga lebih baik, karena GSP ini kan populer, letaknya cukup central, sehingga mudah diakses dari arah manapun.  Tapi untuk konten stand dan pamerannya, sepertinya acara 3 tahun lalu lebih padat, ada display mainan, miniatur, komik, dan berbagai macam ikebana dan lukisan, yang di event tahun ini tidak saya lihat (atau mungkin saya kesorean?). Tapi untuk agenda outdoornya sudah sangat menarik tahun ini.

Di depan gate outdoor menuju area panggung outdoor
Saya senang sekali datang ke event ini. Apalagi mengingat saya baru mendapat kabar beberapa hari yang lalu, bahwa saya berkesempatan untuk menikmati suasana negeri Jepang langsung di lokasi tahun depan! YEEEEAAAAAY...!! Pengumuman hasil seleksi wawancara beasiswa LPDP sudah ditangan, dan saya dinyatakan lulus. Sesuai dengan tujuan, saya akan melanjutkan studi S3 ke Kobe University Jepang. Semoga proses PK nanti lancar dan awal tahun depan saya sudah bisa kesana :D

Nantikan posting saya seputar seleksi LPDP. Kalau nggak sibuk, pasti akan segera saya post!

See you soon!




P.S. maafkan kualitas foto saya yang amatir banget. foto-foto ini hanya untuk kepentingan dokumentasi pribadi saja.

You Might Also Like

1 comments

  1. aaah, jejepangan suka juga ternyata. ;) bisalah sharing2. tapi aku cuma suka ama band jadul jepang sama anime aja. haha. i am noob.

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!