Reasons Why You Should Watch my Fave Series: The Walking Dead

8:08:00 AM

Sebentar lagi masuk bulan Februari, artinya, sebentar lagi second half season 5 The Walking Dead (TWD) bakal dimulai lagi!

YEEEEEEEEAAAAAYYY

Seperti yang sudah saya sampaikan pada post sebelumnya. Saat ini saya memang lagi tergila-gila sama series yang satu ini. Saking sukanya, rasanya ngga sabar buat nunggu second half season 5 yang akan tayang 8 Februari nanti. Masih ada sekitar 2 minggu buat kalian yang belum nonton film ini supaya bisa ngejar sampe season 5. Tenang aja, satu season bisa kalian habiskan dalam satu hari, so, there’s still plenty of time to catch up.

So what’s the deal? Kenapa sih harus nonton series yang satu ini?

the first zombie-scene
Resident Evil Playstation1
source: google.com
source: google.com
Saya bukan maniak film, apalagi series. Pertama, harus dipahami dulu latar belakang kenapa saya tertarik pada series bertema zombie atau mayat hidup ini. Sebagai anak yang besar di tahun 1990an, game Resident Evil menjadi salah satu favorit saya ketika saya ingin merasakan suatu sensasi horor. Game tersebut adalah game bertema survival horor yang mengangkat kisah tentang zombie-viral outbreak dimana semua orang terinfeksi dan si tokoh utama game ini harus survive di dunia yang sudah full zombie. Game tersebut terasa horor banget, apalagi dari game itu pertama kalinya saya bisa mendapat gambaran kengerian makhluk bernama zombie ini (buat penggemar Resident Evil pertama, pasti tahu adegan muncul zombie pertama kali yang begitu close up dan begitu legendaris, scary, right??). Sejak era game itu, saya merasa bahwa zombie adalah suatu pemicu hororisme yang begitu epik, tapi ngga bikin takut tidur sendirian. Dan saya jadi menyukai tayangan-tayangan bertema zombie ketika saya dalam mood “ingin merasakan suasana horor”, tapi tetap pingin bisa tidur nyenyak dimalam hari (bayangin klo ntn film horor asia kan pasti jadi ngga bisa tidur tuh).


Banyak film zombie saya tonton, tapi kemudian saya sering merasa tidak puas, karena tiap sineas menggambarkan sosok zombie secara berbeda, sehingga tingkat kengerian yang ditimbulkan jadi berbeda. Dan ketika melihat series The Walking Dead ini, saya akhirnya menemukan sensasi horor sekaligus penggambaran zombie yang mendekati imajinasi saya waktu kecil!

Selain sensasi horor dan zombienya, seri ini juga memiliki beberapa poin yang kemudian semakin membuat saya tertarik. What are they? Here we go:

1. The most realistic zombie
Penerjemahan dari arti kata zombie yang banyak dipakai adalah "mayat hidup". Secara histori, diceritakan bahwa zombie ini semacam makhluk yang sudah mati kemudian bangkit kembali. Dari pemahaman itu mustinya kita bisa membayangkan bahwa zombie itu wujudnya benar2 seperti orang yang sudah mati. Mungkin sudah busuk, yang pasti wujudnya sudah ngga karuan. 
Sayangnya ngga semua film bertema zombie mampu menggambarkan kesan seperti itu. lihat ini:
the zombies look too fresh. They even running.... Dead men don't run, I guess
(Mila Jovovich's Resident Evil Movie, source: google.com)
Dead people walk, not running. Because their flesh, nerve, and vessels are rotten
(28 weeks later, source: google.com)
I don't call them zombie even that they only show up in the night. This is NOT zombie. Infected creature
(I am Legend, source: google.com)
This is too. Infected people. The skin is too good for zombie-type
(World War Z, source:google.com)

Now let me show you The Walking Dead:
They look really smelly, rotten, dirty, and scary. You can see their bone and rotten flesh. That's what I call zombie
(Source: google.com)
They don't run that fast even if they see their prey close by
(Source: google.com)


Eating human like REAL (Source: google.com)
(Source: google.com)
Menurut opini saya, zombie2 atau yg disebut walker inilah yang membangkitkan imajinasi saya tentang zombie jaman game RE dulu. Bener2 sesuai dengan imajinasi!

2. The most realistic flesh-eating-scene
They ate it like a really good snack....
(Source: google.com)

kayaknya enak yaaa...
Well, they are actually eating pizza with a lot of tomato sauce--menurut behind the scene-nya sih gitu. Itu semacam sosis, pizza atau bahan makanan lain yang dicat sedemikian rupa. Makanya si pemeran zombie nih enak banget makannya.

3. The most horrifying survival story
Yang bikin horrifyimg bukan zombie/walker! Justru manusia2 survivor yang ternyata justru saling menghabisi disaat populasi manusia sudah habis. Ternyata hal paling mengerikan dalam suatu kondisi wabah global adalah ketika kita saling berperang memperebutkan resources, meliputi orang, bahan makanan, senjata untuk survival, minyak, gas, dan berbagai macam resources lain. Jangan berpikir bahwa ketika kita bertemu dengan sesama survivor qt bakal saling bantu, bisa aja survivor lain mengincar resources kita aja. Dan itu menjadi salah satu poin cerita dalam petualangan Rick Grimes dkk. 

4. Various character and unpredictable death
Yang ini menyenangkan sekaligus menyebalkan. Saya senang film ini melibatkan berbagai karakter yang bener2 berbeda baik gender, usia, latar belakang sosial, sampai ras. Rick Grimes si deputi polisi--American-type hero banget lah, Daryl Dixon si kampungan yang jago hunting, Carl Grimes si anak kecil yang survive, Hershel Greene si kakek tua bijak yg ahli medis, Carol Peletier si ibu2 lemah korban KDRT, sampai Glenn Rhe si cowok Korea yang gesit. Masih banyak lagi karakter dari berbagai range usia, gender maupun ras. Cuma belum ada orang Indonesia aja disana. Coba ada orang Indonesia, pasti top abis deh. Orang Indonesia kan ras paling tahan banting diseluruh dunia. Sama kuman E.coli aja qt kebal, apalagi cuma virus zombie :p kalah ama orang jathilan bisa makan beling :p
Characters from season 5 (source: google.com)

Menariknya, tiap karakter bisa mendadak mati ditengah cerita. Namanya juga survival kan, ngga bisa ditebak siapa bakal mati kapan dengan cara apa. Tiap season selalu ada yang mati dan selalu ada yang baru. Yang bikin kesel adalah kadang karakternya dimatikan dengan kisah yang aneh disaat yang ngga penting. You know who if you watch the latest episode... 

5. Character development
Dalam film ini memang ada beberapa karakter yang dipertahankan sepanjang 5 season, sementara karakter lain dimatikan dan digantikan. Memang karakter baru membawa suasana baru, tapi karakter lama juga ngga kalah menarik untuk diikuti. Sebab dalam series ini, karakter lama terus dikembangkan. Kalo tadinya Carl Grimes cuma seorang bocah cupu yang selalu sembunyi diketek mamanya, di season terakhir dia uda belajar survive sendiri. Dan penonton diperlihatkan bagaimana sih kejiwaan seorang anak kecil yang besar dilingkungan yang udah hancur gini.
Carl season awal-akhir (source: google.com)
Lain Carl lain juga Daryl. Si cowok kampungan yang tadinya cuma bisa misuh2 ama buat keributan akhirnya bisa ambil bagian dalam tim sebagai "penyelamat". Beberapa episode bahkan khusus menceritakan perjalanan yang merubah hidupnya bersama si Beth. Daryl yang tadinya urakan ngga karuan, sekarang digambarkan lebih "manis". He is changing.
Everybody love him now (source:google.com)

Kalo karakter cewek paling berubah ya Carol Peletier. Si ibu korban KDRT yg lemah lembek abis dan biasanya cuma dipukulin suaminya ini nih kemudian berkembang menjadi survivor yang paling handal. Bahkan sendirian dia bisa menyelamatkan temen2nya yg lagi di sandera (spoiler alert) di Terminus (season 5 awal). Padahal awalnya saya pikir dy bakal mati cepet gara2 saking lembeknya perangai Carol.

Si lembek jadi si kuat. Carol. (Source: google.com)
Tidak terkecuali si tokoh utama Rick Grimes. Wise Deputy Police turns sadistic. Well, protecting his child made him change... Intinya, the world changes you.

6. Difference story between comic book and tv-series
Ngga cuma cerita, bahkan karakter aja dibikin ngga sama. Seperti karakter Daryl yang ngga ada di komiknya. Kematian karakter dan kemunculan karakter juga nggak sama. Walaupun karakter kunci, perjalanan dan poin penting dalam komik tetap diangkat ke seriesnya, seperti Woodbury and the Governoor, Hershel and the farm, and else. Tapi dengan kamu mengikuti komiknya, belum tentu kamu nyambung kalo nonton filmnya. Jadi ada sensasi yang berbeda.

7. It’s still ongoing
Ya kalo udah tamat ya ngga seru ngga sih??? Hahahaha

Well,, ini cuma opini saya aja sih. Boleh setuju boleh nggak, tapi sebelum komen lanjut, coba deh ditonton dulu. hehe

yuk mari menunggu bulan februari :)


I do not own the pictures used in this page. I copied them from google.com ;)

You Might Also Like

0 comments

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!