Coba Cara Ini Untuk Cewek Melankolis!

4:51:00 AM

Hi! Back again!

lama ngga ngeblog tiba2 pingin eksis lagi didunia beginian. hohohohoho. tapi sekarang bukan sesi curhat, melainkan sesi penelitian! Neliti apa??

HUMAN EMOTION

hehehehe.
Ini cuma pengamatan sehari2 kok. Berhubung aku merasa punya elemen tanah, dan beberapa orang disekitarku punya elemen tanah juga, aku terbersit untuk meneliti sesuatu tentang orang melankolis alias orang dengan elemen tanah. Dan apa yg aku simpulkan disini cuma berupa hipotesis. So, boleh percaya, boleh ngga.

Pernah liat orang melankolis marah ga?
Kebanyakan orang melankolis itu kalo marah ngga keliatan. Ngga heran kalo kita merasa ngga pernah sadar kalo mereka marah. Karena mereka cenderung akan diam dan membahas emosi itu di dalam pikiran mereka. Mereka akan membahas dikepala mereka: kenapa begini, kenapa begitu. Mereka akan cari titik2 kesalahan dan titik2 kebenaran. Mereka adalah orang2 analitik yg ngga suka dikritik soalnya, jadi mereka akan terus mencari solusi menuju kesempurnaan, padahal kita tahu Nothing is perfect. Intinya, mereka pasti akan judek sendiri lama2. Tapi gawatnya, proses itu bisa berlangsung lama, dan kalo proses "memendam emosi" itu berjalan terlalu lama, ujung2nya bakal meledak2! Yang lebih bahaya, ledakannya bisa nyemprot kemana2. Yang punya pacar cewek melankolis, udah pernah ngerasain bahayanya belom??

Nah, sebenernya ada satu kunci yg menurut saya bisa digunakan untuk meredakan emosinya. Cara itu adalah:

PERHATIAN

coba deh bilang ke si melankolis itu bahwa dia berhak menyelesaikan amarahnya. Tawarkan bantuan bahwa dia bisa menumpahkan uneg2nya yg penuh banget itu ke kita--walaupun itu menyakitkan di kita--dan kita siap menampungnya. Katakan juga bahwa dia berhak menyendiri untuk menyelesaikan masalah, dan yakinkan dia bahwa kita tetep disisinya selama dia menyendiri. Insya Allah kata2 ini bisa bikin mereka tenang. Cukup tenang untuk tetap menyelesaikan masalah dikepalanya dengan caranya sendiri. Ga perlu repot2 ngasih saran kedia, karena melankolis itu orangnya analitik, nanti juga dia bisa menyelesaikan masalah itu, pokoknya bantu dia supaya cukup tenang dan ringan kepalanya untuk menemukan solusinya sendiri. Cukup beri kata2 pemancing yg mungkin bisa memancing idenya.

Oia, hindari penekanan kata, "kalau itu maumu," karena itu diartikan sebagai "tidak peduli".

setelah dia dapat menentukan sikap untuk masalahnya itu, dia akan merasa lega dan berlaku seperti terlahir kembali. Wajahnya yg selalu suram dan banyak melamun itu akan sirna!

Tapi ini cuma hipotesa doang lho....berdasar pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari. silahkan dicoba. Kalo ada saran, kritik, atau hasil laporan menyangkut penelitian ini, mohon langsung di tuliskan di komen!

Ok. Selamat bereksperimen :DD aku tunggu laporannya!

You Might Also Like

2 comments

  1. gak tau sapa juga aku....October 16, 2010 at 5:29 AM

    "kalau itu maumu," >>> siapa yha yg bilang gtu,, wikikikikikikk

    ini aku udah komen lho...

    aku mau kasi masukan tapi sayangnya, aq g punya cewek melankolis,, jadi blom bisa kasi masukan, wkwkwkwkwk

    keep writtin'

    ReplyDelete
  2. Halo salam kenal mba Indy saya dengan Yere, saat ini saya sedang mendalami karakter2 manusia. Dan berita baik cewe yang sedang saya "followup" aka pdkt, berkarakter melankolis. Boleh bantu saya untuk mengerti wanita yg berkarakter ini, bagaimana saya memberikan perhatian kepada dia? Thank's a lot.

    ReplyDelete

Tinggalkan pesan manismu disini yah..... =)
Yang ninggalin pesen sama manisnya ma yang nulis blog...
hahaha

Follow me on Instagram

Instagram

Share it!